AKURAT.CO, Pasangan ganda putra bulutangkis Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, datang ke ajang BWF World Tour Super 1000 All England 2024 dengan status juara bertahan.
Namun, Fajar/Rian menganggap status itu tidak terlalu membebani. Mereka hanya mencoba fokus dan all out untuk setiap laga di Utilita Arena yang dimulai pada hari ini, Selasa (12/3).
Pasangan berakronim FajRi itu bahkan menyebut All England mempunyai "magis" yang berbeda dengan turnamen yang lain.
Baca Juga: Prancis Terbuka: Tersingkir di Putaran Pertama, Jojo Ingin Bangkit di All EnglandMungkin lantaran gelaran ini merupakan gelaran bulutangkis tertua di dunia.
"Magis dan atmosfer All England memang berbeda, tadi saat coba lapangan langsung terasa," kata Fajar sebagaimana dipetik dari keterangan resmi yang diterima
Akurat.co, Senin (11/3).
"Apalagi dengan warna karpet abu-abu, pertama kali ini agak aneh, mungkin karena belum terbiasa."
Selain itu, All England yang merupakan edisi ke-125 ini Pelaksanaannya bertepatan dengan pekan pertama bulan Ramadhan.
Walau harus menjalani suasana pertama bulan Ramadhan jauh dari keluarga, mereka tidak mengeluhkan hal tersebut.
Baca Juga: Undian All England: Daddies Lawan Duet Ranking Satu Dunia, Jonatan Tantang Chou Tien ChenMenurut mereka, hal tersebut sudah menjadi risiko sebagai seorang atlet demi tugas mengharumkan nama
Merah Putih di pentas dunia.
"Sudah menjadi risiko kami sebagai atlet, saat Ramadhan jauh dari rumah dan keluarga," tutur Fajar menyampaikan.
"Meskipun sedih tapi harus dijalani apalagi tugas ini demi mengharumkan nama Indonesia."
Di babak pertama, Fajar/Rian yang datang sebagai juara bertahan akan menantang wakil Chinese Taipei, Fang-Chih Lee/Fang-Jen Lee.
Sejauh ini kedua pasangan sudah saling bertemua sebanyak tiga kali di mana wakil Chinese Taipei itu sementara ini unggul
head-to-head 2-1.
Namun, dipertemuan terakhir keduanya yang berlangsung di Malaysia Terbuka 2024 pada Januari lalu, Fajar/Rian mampu meraih kemenangan
straight set dengan skor akhir 21-13, 21-12.