AKURAT.CO, Pasangan ganda putri Indonesia, Lanny Tria Mayasari/Ribka Sugiarto, mengatakan berhasil meraih kemenangan atas ganda putri Malaysia, Pearly Tan/Thinaah Muralitharan, di babak 16 besar Kejuaraan Bulutangkis Beregu (BATC) 2024.
Menanggapi kemenangan ini, Ribka Sugiarto mengaku sudah mengetahui pola permainan lawan. Ribka juga memberi tahu Lanny pola permainan yang harus mereka keluarkan.
“Karena saya dan lawan sudah sering bertemu, dari awal saya sudah banyak memberi masukan ke Lanny bagaimana cara menghadapi lawan,” kata Ribka usai laga di Selangor, Malaysia, Jumat (16/2), sebagaimana dipetik dari keterangan resmi PBSI.
Baca Juga: BATC: Hajar Malaysia 3-0 Tim Putri Indonesia Lolos ke Semifinal
“Tadi kami bisa menerapkan pola seperti yang kami maui. Dengan pola main pendek dan no lob. Kami tidak meladeni permainan panjang-panjang lawan."
Bermain di Setia City Convention Centre, Lanny/Ribka harus melalui petarungan rubber game.
Lanny/Ribka menang setelah meraih poin 21-14, 18-21 dan 21-15. Kemenangan ini membawa tim putri Indonesia unggul 2-0 atas Malaysia,
Ribka mengatakan sejatinya dia bersama Lanny bermain lepas tanpa beban. Sebab, ia menghadapi sang lawan di hadapan pendukungnya tuan rumah.
“Dari awal kami tidak berekspektasi bisa mengalahkan mereka di kandangnya. Bersama Lanny kami hanya bermain nothing to lose saja," kata Ribka.
Baca Juga: BATC 2024: Menang Tiga Set, Putri KW Akui Sempat Tertekan karena Suporter Tuan Rumah
“Tidak berpikir soal menang atau kalah. Ternyata hasilnya kami bisa bermain enak dan mengeluarkan seluruh kemampuan terbaik. Kalau berekspektasi terlalu tinggi biasanya malah hasil akhirnya tidak sesuai yang diinginkan."
Sementara itu, Lanny Tria Mayasari mengaku bahwa sejak semalam dirinya sudah di-briefing oleh Ribka untuk bermain dan mempelajari pola permainan lawan.
Selain itu, ia juga melihat rekaman video pertandingan pasangan ganda putri Malaysia ini.
“Dari semalam Kak Ribka sudah memberikan masukan seperti apa pola lawan. Semalam saya juga melihat rekaman video permainan lawan,” kata Lanny.
“Dari situ tadi kami bermain lebih taktis. Hal itu malah membuat lawan jadi tidak enak. Permainan lawan malah tidak berkembang.
“Rasanya saya tidak percaya bisa mengalahkan mereka yang didukung penonton. Tadi kami bisa main dengan baik dan mampu menerapkan pola seperti yang kami rencanakan."