Dalam laga semifinal Indonesia Masters yang digelar di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (27/1), Anthony Ginting menyerah lewat pertarungan rubber game dengan skor 21-13, 17-21, dan 19-21 atas pebulutangkis ranking 24 dunia tersebut.
Pada pertandingan ini sejatinya pemain asal Cimahi itu memegang kendali permainan sejak awal laga. Peraih medali perunggu Olimpiade Tokyo 2020 tersebut mampu mendominasi sehingga Brian kesulitan mengembangkan permainan.
Momentum kemudian pindah seusai Brian lebih bermain menyerang di gim kedua untuk mengembalikan kedudukan. Dengan bermain lebih menyerang, Ginting terlihat kesulitan untuk mengontrol sehingga harus mengakui keunggulan pebulutanglis tunggal putra asal Kanada kelahiran 25 November 2001 lewat pertarungan dalam tempo satu jam 19 menit.
“Pertandingan yang berjalan dengan ketat dari awal laga hingga akhir. Menurut saya di laga ini kuncinya pada akhir-akhir pertandingan saat sudah unggul, lawan mengubah pola permainan sehingga saya sulit untuk mengantisipasi," kata Anthiny Ginting usai laga sebagaimana dipetik dari rilis resmi PBSI.
"Saat lawan mengubah pola permainan, saya merasa kurang berani dalam bermain dan nekat saat poin-poin kritis. Muncul rasa ragu dalam bermain sehingga ada keraguan dalam menyerang."
Dengan hasil ini juara Singapura Open 2023 itu gagal melanjutkan tren positif seusai di tiga pertemuan terakhir unggul melawan Brian. Pada perjumpaan terakhir di 32 besar Hong Kong Open 2023, Ginting mampu menang dengan skor telak atas Brian dengan skor 21-9 dan 21-14.
Ginting melihat permainan Brian dalam turnamen BWF Super 500 terlihat menanjak seusai mengalahkan sejumlah pebulutangkis ternama sejak 32 besar.
Tidak heran penampilan Brian terlihat lebih percaya diri sehingga mampu meraih kemenangan perdananya atas Anthony Sinisuka Ginting.
“Pada laga ini saya juga sempat membuat Brian bermain ke dalam pola permainan saya seperti di pertemuan sebelumnya. Saya menilai Brian sebagai pemain yang sangat diwaspadai," ujar Ginting.
“Terbukti progress permainan Brian Yang di turnamen ini terbilang menanjak seusai mengalahkan pemain-pemain seperti Li Shi Feng, Priyanshu Rajawat, dan Lee Zii Jia.
"Suasana pertandingan kemudian juga berubah seusai menang melawan pemain-pemain seperti itu. Hal itu yang juga membuat lawan tampaknya bisa mengantisipasi serangan saya."
Dengan hasil ini langkah Ginting tertahan menuju final turnamen Indonesia Masters 2024. Prestasi ini terbilang positif seusai di turnamen Malaysia Open dan India Open 2024 Ginting hanya mampu melangkah hingga perempatfinal.
Adapun Brian dengan hasil ini akan menantang wakil Denmark, Anders Antonsen, di partai puncak turnamen BWF Super 500. Pada laga sebelumnya Antonsen yang merupakan juara Malaysia Open 2024 itu mengatasi perlawanan wakil Thailand, Kunlavut Vitidsarn, dengan skor 21-14 dan 21-8.