Akurat

Thomas Indratjaja: Rahmat Perlu Beradaptasi Dengan Kevin, Terutama Power Dan Kecepatan Pukulannya

Badri | 20 November 2023, 18:14 WIB
Thomas Indratjaja: Rahmat Perlu Beradaptasi Dengan Kevin, Terutama Power Dan Kecepatan Pukulannya

AKURAT.CO, Asisten Pelatih Sektor Ganda Putra Pelatnas PBSI, Thomas Indratjaja, menyadari perbedaan kualitas dan pengalaman pada pasangan anyar Kevin Sanjaya Sukamuljo/Rahmat Hidayat.

Thomas Indratjaja berpendapat bahwa Rahmat yang lebih junior mesti beradaptasi dengan level permainan Kevin. Kecepatan dan tenaga pukulan adalah beberapa aspek yang dicatat oleh Thomas pada permainan Rahmat.

“Untuk pasangan baru Kevin/Rahmat, harus bisa lebih memahami satu sama lain karena mereka baru tampil di dua turnamen,” kata Thomas Indratjaja di Jakarta, Senin (20/11), sebagaimana dipetik dari rilis resmi PBSI.

Baca Juga: Jepang Masters: Indonesia Sisakan Gregoria Dan Jojo Di Perempat Final, Kevin-Rahmat Tersingkir

“Terutama harus ditambah power-nya. Dia juga perlu beradaptasi dengan Kevin. Pengalaman dan kualitas pukulannya pun harus ditingkatkan. Juga kecepatannya ditambah.”

Penilaian ini disampaikan Thomas melihat capaian Kevin/Rahmat di Jepang Masters pekan lalu. Kevin/Rahmat hanya bisa bertahan sampai putaran kedua di mana mereka dikalahkan oleh wakil China, He Ji Ting/Ren Xiang Yu.

Lebih dari itu, skuat ganda putra Indonesia tampil jauh dari standar di Jepang Masters. Mengirimkan lima pasangan, Indonesia gagal meraih gelar dengan tiga pasangan tersisih di fase awal.

“Secara keseluruhan prestasi sektor ganda putra di Kumamoto Masters Japan 2023 tidak sesuai harapan. Sebelum berangkat kami berharap bisa ada wakil yang bertahan hingga babak-babak akhir dan juara,” kata Thomas.

Baca Juga: Jepang Masters: Kevin-Rahmat Dan Gregoria Melaju, Indonesia Kirim Lima Wakil Ke Putaran Kedua

Mereka yang tersingkir di babak awal adalah Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, dan Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri.

Sementara itu, Kevin/Rahmat dan Pramudya Kusumawardani/Yeremia Erich Yoche Jacob Rambitan hanya bisa menjejakkan kaki ke putaran kedua saja.

“Secara umum, semua harus ditingkatkan rasa percaya dirinya. Saat mendapat tekanan, harus cepat menemukan bagaimana cara mengatasi. Pertahanannya harus lebih dikuatkan dan fokusnya,” kata Thomas Indratjaja.

Kecuali Kevin/Rahmat, skuat ganda putra yang turun di Jepang Masters akan kembali bertarung di China Masters pekan ini. Satu pasangan tambahan yang tak bertanding di Jepang namun tampil di China adalah Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto.

China Masters dilaksanakan di Shenzen Bay Gymnasium, Shenzen, China, 21-26 November mendatang. Turnamen ini merupakan turnamen BWF World Tour Super 750 dengan hadiah total US$1 juta atau sekitar Rp15,436 miliar.[]

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

B
Reporter
Badri
H