Rencana Rafael Nadal Usai Gantung Raket, Masih Tidak Lepas dari Dunia Olahraga
Leo Farhan | 26 Desember 2024, 22:50 WIB

AKURAT.CO Rafael Nadal mengungkapkan rencana setelah mengakhiri karier tenisnya yang gemilang.
Petenis Spanyol itu resmi gantung raket pada bulan November dalam penampilan profesional terakhirnya di final Piala Davis 2024.
Selepas pensiun, banyak spekulasi yang beredar seputar bagaimana Nadal akan menghabiskan tahun-tahun pascapensiunnya.
Apalagi tak lama setelah pensiun, dia mampu finis 10 besar dalam sebuah turnamen golf lokal di negaranya.
Pamannya, Toni Nadal, bahkan menyarankan pria 38 tahun itu memanfaatkan masa pensiunnya untuk menjadi direktur Real Madrid karena kecintaannya pada sepak bola.
Isyarat bahwa masa pensiun Nadal tidak alan jauh dari dunia olahraga.
Nadal tidak menampik. Minatnya terhadap olahraga lain harus dia korbankan karena harus fokus dalam karier tenis profesionalnya.
Namun, pensiun dalam dunia tenis membuatnya punya kebebasan untuk menemukan kembali kecintaannya pada cabang olahraga lain.
"Sewaktu saya masih kecil, saya bermain hampir di semua cabang olahraga. Tentu saja, selama menjalani karier tenis, saya harus berhenti," kata Nadal, dikutip dari Sportskeeda, Kamis (26/12/2024).
"Saya benar-benar percaya bahwa setelah karier saya berakhir, saya akan kembali, memulihkan diri dari tahun-tahun yang tidak memungkinkan saya melakukan semua hal yang saya sukai. Itu membuat saya merasa bebas dan bahagia."
Meskipun Nadal telah mengungkapkan keinginannya untuk kembali menekuni olahraga lain, ia tidak akan sepenuhnya meninggalkan dunia tenis.
Petenis Spanyol itu baru-baru ini tampil di Next Gen ATP Finals di Jeddah, Arab Saudi.
Kehadiran Nadal bahkan meninggalkan kesan yang berarti bagi petenis-petenis muda yang ambil bagian dalam turnamen tersebut.
Juara turnamen, Joao Fonseca, menekankan betapa berartinya kehadiran legenda seperti Nadal dalam turnamen yang diikutinya tersebut.
Meskipun pengaruh Rafael Nadal pada dunia tenis tidak dapat disangkal, namun dia berharap warisannya di dunia olahraga bisa melampaui prestasinya di lapangan.
Baca Juga: Rafael Nadal Umumkan Gantung Raket, Piala Davis Bersama Spanyol Bulan Depan Turnamen Terakhirnya
Juara Grand Slam 22 kali itu menginginkan agar dirinya dikenang atas upayanya memperlakukan orang lain dengan rasa hormat yang mendalam.
Sebuah nilai yang dipelajarinya dari sang ayah di masa kecil.
"Saya selalu berusaha memperlakukan orang lain dengan rasa hormat yang mendalam. Ketika masih kecil, ayah saya selalu mengatakan kepada saya, menciptakan itu sulit, meniru jauh lebih mudah," katanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 2Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 3Jubir KPK: Kepala Kantor BPN Mojokerto adalah Istri dari Dirjen Kementerian ATR/BPN Lampri
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Prediksi Italia vs Belgia 26 September 2026: Skor, H2H, Starting XI, dan Semua Prediksi
- 6Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 7Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 8Seharusnya Denny Indrayana Paham Penjelasan Jokowi Soal Ijazah Gibran, Kecuali Ada Dorongan Politik
- 9Menag Pimpin Salat Jenazah, Rano Karno Sampaikan Pesan Keluarga untuk Guruh Soekarnoputra
- 10Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla








