Dillian Whyte Prediksi Tyson Fury dan Anthony Joshua Bakal Pensiun Pasca Duel November Mendatang

AKURAT.CO, Dillian Whyte melontarkan prediksi mengejutkan dengan menyebut Tyson Fury dan Anthony Joshua bakal pensiun usai melakoni mega duel yang bertajuk Battle of Britain yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026 mendatang.
Kedua petinju tersebut saat ini tinggal merampungkan penandatanganan kontrak akhir usai sama-sama melewati laga pemanasan pekan lalu. Bagi Dillian Whyte, usia dan perjalanan panjang penuh dinamika di atas ring membuat duel ini menjadi penutup yang sempurna bagi kedua mantan juara dunia tersebut.
"Secara potensial, kedua petinju bisa saja menggantung sarung tinju mereka setelah pertarungan," kata Dillian Whyte dikutip laman Sky Sports, Selasa (28/7/2026).
Whyte, yang pernah merasakan ketangguhan Tyson Fury maupun Anthony Joshua di atas ring, mengakui sulit untuk menunjuk siapa yang lebih diunggulkan. Menurutnya, masing-masing petarung memiliki senjata pamungkas yang bisa mengakhiri laga dalam sekejap.
Menurut Whyte, Fury diunggulkan dari sisi taktik, pergerakannya yang lincah, dan pengalaman bertarung di level tertinggi. Sementara Joshua dinilai punya kekuatan pukulan (knockout power) murni yang tetap menjadi ancaman paling mematikan.
"Sulit untuk mengatakan siapa yang akan menang. Saya akan memilih Fury menang angka atau AJ menang melalui penghentian (stoppage)," kata Whyte.
Dillian Whyte juga memberikan sorotan khusus pada penampilan comeback Joshua saat diuji Kristian Prenga di Jeddah akhir pekan kemarin.
Meski berhasil menang KO di ronde kedua, fakta bahwa AJ sempat roboh dua kali memicu tanda tanya besar mengenai kesiapan mentalnya pasca-tragedi kecelakaan maut pada Desember lalu yang menewaskan dua sahabat dekatnya.
Whyte menilai, goyahnya Joshua di ronde awal bukan murni karena daya tahan dagunya yang menurun. Melainkan beban emosional masif yang masih menggelayuti pikirannya.
"Prenga mungkin bukan petinju terbaik di dunia, tetapi dia memiliki pukulan keras. Dalam tinju, siapa pun bisa jatuh. Saya pun sudah beberapa kali dijatuhkan," jelas Whyte.
"Sulit untuk mengatakan apakah ketahanan pukulannya sudah hilang. Saya pikir ini lebih kepada persoalan mental. Dia berada dalam kondisi mental yang berat setelah melalui banyak hal emosional belakangan ini."
Dengan seluruh pencapaian tertinggi yang telah digenggam, Fury sebagai mantan raja tak terkalahkan dan Joshua sebagai mantan penguasa tiga sabuk juara dunia, bentrokan pada November nanti diprediksi tidak hanya menentukan siapa raja tinju Inggris sejati, tetapi juga sebagai panggung terakhir dua ikon terbesar dalam sejarah kelas berat tinju modern.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Akhir Oktober 2026, Cek Tahapannya
- 3UMKM Indonesia Bidik Pasar Global, LPEI Tawarkan Pembiayaan hingga Konsultasi Ekspor
- 4Lineup Jazz Goes to Campus 2026 Lengkap, Ada Kahitna hingga Maliq & D'Essentials
- 5Survei IPO: Gerindra Memimpin, PSI yang Diperkuat Jokowi di Posisi Sembilan
- 6KPK Tegaskan Tak Sita atau Terima Pengembalian Rp40 Juta dari PCNU Terkait Muktamar NU
- 7Link Live Streaming Garudayaksa vs Persib Bandung Malam Ini, Klik di Sini!
- 8Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 9Auditor BPK Ungkap Enam Penyimpangan Yaqut Cholil Qoumas dalam Penetapan Kuota Haji Tambahan
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid di Kasus Suap HGB Summarecon








