Setelah Tumbang di Tangan Moses Itauma, Dillian Whyte Kini Incar Deontay Wilder dan Andy Ruiz
Leo Farhan | 4 Januari 2026, 16:30 WIB

AKURAT.CO, Lima bulan setelah kekalahan pahit dari Moses Itauma, Dillian Whyte akhirnya buka suara. Meski dipaksa menyerah di ronde pertama, petinju berjuluk The Body Snatcher ini memberikan penilaian yang mengejutkan terkait kemampuan sang lawan.
Moses Itauma memang tengah menjadi buah bibir setelah menghentikan sepuluh lawan terakhirnya dalam kurun waktu kurang dari dua ronde.
Namun, bagi Dillian Whyte yang merasakan langsung hantaman petinju berusia 21 tahun itu di Riyadh, Arab Saudi, Agustus silam, kenyataannya tidak seperti yang dibayangkan publik.
Baca Juga: Dillian Whyte: Kalau Masuk Akal dan Ada 'Angkanya', Anthony Joshua vs Jake Paul Kenapa Tidak?
Dalam wawancaranya dengan iFL TV, Dillian Whyte mengakui ada beberapa kendala teknis dalam persiapannya sebelum laga tersebut. Ia menyebut adanya perubahan mendadak di kamp pelatihan yang membuatnya keluar dari strategi utama.
"Dia memang cepat, tapi tidak secepat yang saya bayangkan. Dia tidak sekuat atau secepat yang saya kira sebelumnya," kata Whyte blak-blakan.
Whyte menjelaskan bahwa kekalahannya lebih disebabkan karena ia kehilangan fokus pada game plan akibat gangguan di internal timnya.
"Saya tertangkap pukulan karena saya keluar dari rencana awal," tambahnya.
Di usia 37 tahun dan menyusul kekalahan KO yang telak, banyak pihak mulai mendesak petinju asal Brixton, Inggris, ini untuk pensiun. Namun, Whyte menegaskan bahwa perjalanan kariernya belum berakhir.
Baca Juga: The Rising Star Moses Itauma Hadapi Dillian Whyte yang Berpengalaman di Riyadh 16 Agustus
Ia masih menyimpan ambisi besar untuk menghadapi nama-nama besar dari generasinya sebelum benar-benar meninggalkan ring tinju. Ada dua nama utama yang kini masuk dalam radarnya.
Yakni Deontay Wilder, musuh lama yang hingga kini belum pernah ia hadapi di atas ring. Juga ada mantan juara dunia, Andy Ruiz Jr, yang dianggapnya sebagai lawan sepadan untuk melengkapi rekam jejak kariernya.
"Masih ada beberapa petarung dari generasi saya yang belum saya hadapi. Wilder salah satunya, begitu juga Andy Ruiz. Saya ingin melawan mereka, barulah saya bisa bilang sudah melawan semua orang hebat di generasi saya," ucapnya.
Saat ini, masa depan Whyte masih menjadi tanda tanya mengenai kapan ia akan kembali naik ring. Di sisi lain, sang rival, Moses Itauma, tengah bersiap untuk laga selanjutnya melawan Jermaine Franklin Jr di Manchester dalam waktu tiga minggu ke depan.
Kekalahan Whyte mungkin menjadi noda dalam catatan kariernya. Namun, bagi sang veteran, ambisi untuk menuntaskan rivalitas dengan sesama petinju kelas berat dunia masih membara.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









