Rico Verhoeven Tolak Tawaran Hadapi Francis Ngannou Demi Kejar 'Legacy' Lawan Oleksandr Usyk
AKURAT.CO, Ikon kickboxing dunia, Rico Verhoeven, baru saja membuat pengakuan mengejutkan terkait alasannya menolak tawaran menggiurkan untuk berhadapan dengan mantan juara UFC, Francis Ngannou.
Petarung asal Belanda tersebut memilih memprioritaskan duel melawan penguasa tinju kelas berat, Oleksandr Usyk. Keputusan Rico Verhoeven ini diambil demi mengejar prestasi abadi di dunia tinju profesional.
Meskipun laga melawan Oleksandr Usyk di Mesir nanti baru merupakan pertandingan tinju kedua, Rico Verhoeven berkesempatan merampas sabuk juara dunia WBC milik petarung Ukraina tersebut.
Sebelum sepakat menghadapi Usyk, Verhoeven sebenarnya kebanjiran tawaran dari promotor top.
Ia sempat dikaitkan dengan Anthony Joshua, bahkan menerima draf kontrak dari UFC. Namun, tawaran paling konkret datang dari Most Valuable Promotions milik Jake Paul untuk melawan Francis Ngannou.
Sedianya, duel Verhoeven vs Ngannou akan diplot sebagai partai tambahan dalam kartu legendaris antara Ronda Rousey vs Gina Carano. Namun, Verhoeven memilih jalan lain.
"Alasan saya menolak tawaran itu (melawan Ngannou) adalah karena pertarungan melawan Usyk. Duel melawan Usyk jauh lebih masuk akal bagi saya karena alasan legacy," kata Verhoeven dalam wawancara eksklusif bersama talkSPORT.
Verhoeven menambahkan bahwa motivasi utamanya adalah ingin dikenang sebagai petarung yang pernah menghadapi petinju terbaik di dunia.
"Saya akan menoleh ke belakang saat sudah tua nanti dan bangga karena pernah melawan petinju terbaik. Itu akan sangat luar biasa," tambahnya.
Di sisi lain, Francis Ngannou tidak bisa menyembunyikan rasa kecewanya. Petarung berjuluk The Predator ini mengakui bahwa dirinya jauh lebih bersemangat jika lawannya adalah Verhoeven.
Akibat penolakan tersebut, Ngannou kini dijadwalkan menghadapi veteran Brasil berusia 40 tahun, Philipe Lins, dalam ajang MMA pertama yang disiarkan oleh Netflix.
"Tanpa mengurangi rasa hormat kepada Philipe, saya sangat antusias dengan ide melawan Rico. Ketika saya mendengar dia menandatangani kontrak melawan Usyk, jujur saja saya sedikit kecewa," ungkap Ngannou.
Meski saat ini fokus sepenuhnya tertuju pada Usyk, Verhoeven tidak menutup pintu untuk kembali bernegosiasi dengan kubu Ngannou di masa depan.
Mengingat Verhoeven pernah mencicipi kancah MMA profesional pada 2015, duel lintas disiplin ini tetap memiliki daya tarik komersial yang tinggi.
"Saya 100 persen ingin mewujudkan itu (melawan Ngannou) di masa depan. Itu akan menjadi acara yang luar biasa," kata sang raja kickboxing tersebut.
Kini, dunia menanti apakah pilihan Verhoeven untuk mengejar legacy melawan Usyk di bawah bayang-bayang Piramida Mesir akan membuahkan hasil manis, ataukah ia justru menyesal telah melewatkan kesempatan emas melawan Ngannou.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Unggah Video Veda Ega Pratama Salip David Munoz, Akun Resmi MotoGP 'Diserbu' Netizen
- 2Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 3Komposisi Pemain Asing Persija Belum Penuh, Manajer Minta Soal Skuad Percayakan ke Shin Tae-yong
- 4Diduga Singgung Status Pendatang Shin Tae-yong, Direktur Teknik Java United Lakukan Rasisme?
- 5Kalender Jawa 21 September 2026: Watak Weton Senin Legi, Sopan dan Mudah Bergaul
- 6Bantah Tuduhan Konspirasi Wasit, Presiden La Liga Sebut Real Madrid Hidup di 'Dunia Lain'
- 7Asian Games: Pebulutangkis Juara Dunia Junior Thailand Dinyatakan Positif Doping
- 8Jose Mourinho Tunjukkan Gambar Pelanggaran, Babak Baru Perang Real Madrid dan Wasit?
- 9Komisi III DPR Berkomitmen All Out Jadikan RUU Perampasan Aset Super Prioritas
- 10KPK Geledah Kantor BPN Mojokerto, Cari Bukti Baru Kasus ATR/BPN







