Dubai Championships: Duel Sengit 3 Jam, Elina Svitolina Redam Coco Gauff untuk Tiket Final

AKURAT.CO, Ketangguhan mental serta fisik Elina Svitolina benar-benar diuji hingga batas maksimal pada babak semifinal Dubai Tennis Championships 2026.
Bertanding di Aviation Club Tennis Centre, Dubai, Uni Emirat Arab, Jumat (20/2) malam waktu setempat, Elina Svitona melalui pertarungan semifinal Dubai Championships yang melelahkan selama tiga jam lebih.
Petenis Ukraina itu sukses menumbangkan unggulan tiga asal Amerika Serikat, Coco Gauff, dengan skor tipis 6-4, 6-7(13-15), dan 6-4 di semifinal Dubai Championships.
Baca Juga: Dubai Championships: Dominasi Amerika! Anisimova Singkirkan Juara Bertahan, Gauff Hentikan Eala
Kemenangan ini sekaligus mengantarkan Elina Svitolina ke final Dubai ketiganya. Sekaligus yang pertama sejak terakhir kali ia mencicipinya pada 2018.
Laga Klasik dan Tie-Break Terpanjang 2026
Pertandingan yang disebut-sebut sebagai kandidat kuat Match of the Year 2026 ini menyajikan drama yang menguras emosi.
Setelah memenangi set pertama 6-4, Svitolina nyaris menyudahi laga pada set kedua.
Namun, dunia tenis dibuat terpaku oleh fase tie-break yang sangat dramatis.
Fase tie-break set kedua tersebut tercatat sebagai yang terpanjang di WTA Tour sepanjang musim 2026 dengan total 28 poin.
Svitolina sebenarnya memiliki empat peluang match point untuk mengakhiri perlawanan Coco Gauff, namun petenis muda AS itu menunjukkan determinasi luar biasa.
Coco Gauff akhirnya memenangi tie-break dengan skor 15-13 pada set poin ketujuhnya.
"Saya kehilangan kata-kata setelah pertarungan itu. Saya benar-benar mencoba memberikan segalanya, bermain seolah tidak ada hari esok," kata Svitolina dalam wawancara di lapangan.
DubaiBaca Juga: Langkah Janice Tjen Terhenti di 16 Besar Dubai Championships 2026 Usai Diadang Amanda Anisimova
Keberhasilan menembus final Dubai 2026 bukan sekadar kemenangan biasa bagi Svitolina.
Ia mencatatkan sejarah sebagai petenis dengan jeda waktu terlama antarfinal WTA 1000 sejak format ini diperkenalkan pada 2009.
Svitolina harus menunggu selama tujuh tahun 277 hari sejak final terakhirnya di Roma 2018 untuk kembali tampil pada partai pamungkas level WTA 1000.
Sepanjang laga, kedua petenis saling menunjukkan kemampuan bertahan yang solid.
Gauff sempat unggul 3-1 pada set pertama, namun Svitolina langsung membalas.
Kesalahan forehand yang berulang kali dilakukan Gauff di poin-poin krusial akhirnya menjadi celah yang dimanfaatkan Svitolina untuk merebut set pertama serta ketiga.
Secara statistik, kemenangan ini memperbaiki rekor pertemuan Svitolina atas Gauff menjadi 3-2.
Kini, Svitolina memiliki misi besar untuk mempertahankan rekor sempurnanya di final Dubai (dua kali masuk final, dua kali juara).
Namun, langkah terakhirnya dipastikan tidak mudah karena ia akan berhadapan dengan unggulan Amerika lainnya, Jessica Pegula, pada laga perebutan trofi Sabtu (21/2) malam.
"Sangat spesial bisa kembali ke final di sini setelah beberapa tahun. Saya sangat menghargai dukungan penonton serta bersiap untuk satu kesempatan lagi mengangkat trofi indah ini," tutup Svitolina.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









