Akurat

Olimpiade Musim Dingin Milan-Cortina Resmi Ditutup, Norwegia Juara Umum dengan 18 Emas!

Hervin Saputra | 23 Februari 2026, 16:21 WIB
Olimpiade Musim Dingin Milan-Cortina Resmi Ditutup, Norwegia Juara Umum dengan 18 Emas!

AKURAT.CO, Olimpiade Musim Dingin Milan-Cortina 2026 akhirnya resmi ditutup di Stadion Olimpiade Arena Verona, Verona, Italia, Minggu (22/2).

Upacara penutupan Olimpiade Musim Dingin Milan-Cortina diawali dengan opera klasik Italia mengiringi masuknya para pembawa bendera 92 negara peserta ke dalam stadion.

Seremoni itu ditandai pula dengan pengalungan medali terakhir untuk para pemenang nomor ski cross-country 50 kilometer massal Olimpiade Musim Dingin Milan-Cortina.

Baca Juga: Olimpiade Musim Dingin: Gara-Gara Helm Bergambar Korban Perang, Atlet Ukraina Didiskualifikasi

Pesta olahraga salju dan es empat tahunan ini diakhiri setelah berlangsung selama dua pekan sejak 6 Februari lalu. Sebanyak 2.871 atlet dari 92 negara bertarung memperebutkan togal 116 medali di delapan cabang olahraga.

“Kalian luar biasa, semuanya dari Anda. Berani. Tidak takut. Berhati penuh dan gairah. Kalian meninggalkan semua itu di atas salju dan es,” kata Presiden Komite Olimpiade Internasional (IOC), Kirsty Coventry, sebagaimana dipetik dari BBC.

“Dua pekan yang tak terlupakan, menjalani setiap momen sepenuh-penuhnya. Kalian memberikan semuanya–dan kalian membagikannya dengan kami semua.”

Norwegia menjadi juara umum pada Olimpiade Musim Dingin Milan-Cortina. Negara Skandinavia ini menjadi yang terbaik dengan mengumpullkan 18 emas, 12 perak, dan sebelas perunggu.

Amerika Serikat menyusul di peringkat kedua dengan koleksi 12 emas, 12 perak, dan sembilan perunggu. Sementara Belanda dan Italia mengekor di posisi keempat dengan sama-sama punya sepuluh emas.

Baca Juga: Olimpiade Musim Dingin: Medali Pemenang Rusak, Panitia Lakukan Penyelidikan

Jepang dan China menjadi wakil Asia dengan peringkat terbaik. Jepang di peringkat kelima dengan lima emas, tujuh perak, dan 12 perunggu sementara China di ranking ke-12 dengan lima emas, empat perak, dan enam perunggu.

Perhelatan tahun ini juga ditandai dengan sejumlah insiden di luar olahraga. Diawali dengan demonstrasi menolak petugas pengawas imigrasi Amerika Serikat, ICE, yang masuk mengawal kontingen mereka di Milan.

Kemudian diskualifikasi terhadap atlet balap skeleton (papan luncur) asal Ukraina, Vladyslav Heraskevych, karena bersikukuh mengenakan helm bergambar atlet-atlet negaranya korban perang dengan Rusia.

Dari Milan-Cortina, estafet penyelenggara Olimpiade Musim Dingin diserahkan kepada Prancis yang akan menjadi tuan rumah edisi berikut pada 2030. Dijadwalkan digelar di Pegunungan Alpin, 1-17 Februari 2030.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.