Olimpiade Musim Dingin Milan-Cortina Resmi Ditutup, Norwegia Juara Umum dengan 18 Emas!

AKURAT.CO, Olimpiade Musim Dingin Milan-Cortina 2026 akhirnya resmi ditutup di Stadion Olimpiade Arena Verona, Verona, Italia, Minggu (22/2).
Upacara penutupan Olimpiade Musim Dingin Milan-Cortina diawali dengan opera klasik Italia mengiringi masuknya para pembawa bendera 92 negara peserta ke dalam stadion.
Seremoni itu ditandai pula dengan pengalungan medali terakhir untuk para pemenang nomor ski cross-country 50 kilometer massal Olimpiade Musim Dingin Milan-Cortina.
Baca Juga: Olimpiade Musim Dingin: Gara-Gara Helm Bergambar Korban Perang, Atlet Ukraina Didiskualifikasi
Pesta olahraga salju dan es empat tahunan ini diakhiri setelah berlangsung selama dua pekan sejak 6 Februari lalu. Sebanyak 2.871 atlet dari 92 negara bertarung memperebutkan togal 116 medali di delapan cabang olahraga.
“Kalian luar biasa, semuanya dari Anda. Berani. Tidak takut. Berhati penuh dan gairah. Kalian meninggalkan semua itu di atas salju dan es,” kata Presiden Komite Olimpiade Internasional (IOC), Kirsty Coventry, sebagaimana dipetik dari BBC.
“Dua pekan yang tak terlupakan, menjalani setiap momen sepenuh-penuhnya. Kalian memberikan semuanya–dan kalian membagikannya dengan kami semua.”
Norwegia menjadi juara umum pada Olimpiade Musim Dingin Milan-Cortina. Negara Skandinavia ini menjadi yang terbaik dengan mengumpullkan 18 emas, 12 perak, dan sebelas perunggu.
Amerika Serikat menyusul di peringkat kedua dengan koleksi 12 emas, 12 perak, dan sembilan perunggu. Sementara Belanda dan Italia mengekor di posisi keempat dengan sama-sama punya sepuluh emas.
Baca Juga: Olimpiade Musim Dingin: Medali Pemenang Rusak, Panitia Lakukan Penyelidikan
Jepang dan China menjadi wakil Asia dengan peringkat terbaik. Jepang di peringkat kelima dengan lima emas, tujuh perak, dan 12 perunggu sementara China di ranking ke-12 dengan lima emas, empat perak, dan enam perunggu.
Perhelatan tahun ini juga ditandai dengan sejumlah insiden di luar olahraga. Diawali dengan demonstrasi menolak petugas pengawas imigrasi Amerika Serikat, ICE, yang masuk mengawal kontingen mereka di Milan.
Kemudian diskualifikasi terhadap atlet balap skeleton (papan luncur) asal Ukraina, Vladyslav Heraskevych, karena bersikukuh mengenakan helm bergambar atlet-atlet negaranya korban perang dengan Rusia.
Dari Milan-Cortina, estafet penyelenggara Olimpiade Musim Dingin diserahkan kepada Prancis yang akan menjadi tuan rumah edisi berikut pada 2030. Dijadwalkan digelar di Pegunungan Alpin, 1-17 Februari 2030.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Digempur Bertubi-tubi oleh Iran dan Kehabisan Amunisi, Tentara AS Tinggalkan Camp Buehring di Kuwait
- 2Setelah Timnas Indonesia yang Semakin 'Belanda' Juara, Masih Pantaskah Mempersoalkan Naturalisasi?
- 3Jadwal Persib Hari Ini vs Port FC, Cek Jam Tayang dan Live Streaming
- 4Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 5Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 6Bertarung di Korea Selatan Hingga Thailand, Klub Indonesia Tunjukkan Daya Saing di Asia
- 7John Herdman Terkejut dengan Standar Ekspektasi, Sebut Suporter Berharap Timnas Indonesia seperti Brasil
- 8Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 9Prabowo Instruksikan Percepatan Pembangunan 100 Kampung Nelayan, Target Beroperasi Akhir Tahun
- 10Amankan Investasi di Indonesia, Prabowo Anggap Semua Investor Saudara








