Akurat

Australia Terbuka: Berjuang Lawan Kram dan Cuaca Ekstrem, Jannik Sinner Lolos ke 16 Besar

Hervin Saputra | 24 Januari 2026, 15:48 WIB
Australia Terbuka: Berjuang Lawan Kram dan Cuaca Ekstrem, Jannik Sinner Lolos ke 16 Besar

AKURAT.CO, Jannik Sinner harus berjuang ekstra untuk mempertahankan takhtanya di Australia Terbuka 2026 saat menghadapi tantangan cuaca ekstrem dan laga alot melawan petenis kejutan, Eliot Spizzirri.

Bertanding di Rod Laver Arena, Melbourne, Australia, Sabtu (24/1), Jannik Sinner lolos ke babak 16 besar Australia Terbuka usai meraih kemenangan dengan skor 4-6, 6-3, 6-4, dan 6-4.

Laga Australia Terbuka kali ini tak ubahnya menjadi ujian fisik bagi Jannik Sinner yang sempat dihantam kram di tengah cuaca panas Melbourne yang menyengat.

Baca Juga: Final ATP: Jannik Sinner Samai Jejak Federer-Djokovic, Rekor Sempurna

Drama memuncak pada set ketiga saat kedudukan imbang satu-satu. Sang juara bertahan  tertinggal 1-3 dan tampak kesulitan bergerak akibat kram pada kakinya. Ia bahkan nyaris tidak mampu melakukan servis dengan sempurna.

Beruntung, Heat Stress Scale Australia Terbuka menyentuh level lima dan memaksa panitia menghentikan laga sejenak untuk menutup atap stadion.

Jeda kurang dari sepuluh menit itu menjadi titik balik bagi sang juara bertahan yang akhirnya mengunci kemenangan setelah tiga jam 45 menit.

"Saya beruntung hari ini. Saat mereka menutup atap, ada waktu sedikit untuk melemaskan otot. Itu sangat membantu. Saya juga mengubah strategi permainan di poin-poin tertentu," kata Sinner dikutip dari laman ATP Tour.

Baca Juga: Australia Terbuka: 'Rising Star' Kanada Victoria Mboko Tantang Aryna Sabalenka di 16 Besar

Di sisi lain, Eliot Spizzirri tampil luar biasa meski berstatus debutan di babak utama Australia Terbuka 2026. Mantan bintang tenis kampus Universitas Texas itu bermain tanpa beban dan berani meladeni reli-reli keras Sinner dari garis belakang.

Meskipun kalah, Spizzirri menunjukkan bahwa ia punya potensi besar. Ia berhasil mematahkan servis Sinner sebanyak enam kali, namun gagal memaksimalkan sepuluh peluang break point lainnya di momen-momen krusial.

Sinner sendiri mencatatkan 51 unforced errors, sebuah angka yang cukup tinggi. Namun, ia menebusnya dengan 56 pukulan kemenangan (winners) yang lahir di saat-saat genting.

Kemenangan ini membawa Sinner menuju babak 16 besar untuk menghadapi rekan senegaranya, Luciano Darderi. Kepastian ini menjamin satu wakil Italia akan mengisi slot di babak perempat final.

"Sangat senang untuk hari ini. Saya dan Luciano baru satu kali berlatih bersama, jadi belum banyak yang saya ketahui. Tapi ini luar biasa bagi tenis Italia karena satu orang dipastikan berada di perempat final," kata Sinner.

Luciano Darderi sendiri melaju ke putaran empat setelah secara mengejutkan menumbangkan semifinalis 2023, Karen Khachanov, dengan skor 7-6(5), 3-6, 6-3, dan 6-4. Duel Sinner vs Darderi akan menjadi pertemuan pertama keduanya di level profesional.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H