Akurat

Final ATP: Jannik Sinner Samai Jejak Federer-Djokovic, Rekor Sempurna

Ardiansyah Pratama | 16 November 2025, 17:03 WIB
Final ATP: Jannik Sinner Samai Jejak Federer-Djokovic, Rekor Sempurna
 
AKURAT.CO Berada dalam satu catatan bersama Roger Federer dan Novak Djokovic hampir selalu menjadi pertanda baik.
 
Mungkin itulah yang dirasakan Jannik Sinner pekan ini usai menembus partai puncak Final ATP 2025 di Inapi Arena, Turin, Italia, Sabtu (15/11/2025) setempat.
 
Petenis Italia itu bergabung dengan Federer dan Djokovic sebagai tiga pemain yang mampu mencapai final di empat turnamen mayor plus Final ATP dalam satu musim.
 
 
Federer melakukannya pada 2006 dan 2007, sementara Djokovic mengulanginya pada 2015 dan 2023. Benang merah dari pencapaian itu cukup jelas, Federer dan Djokovic selalu menutup musim dengan merebut gelar Final ATP.
 
Di Inalpi Arena, Sinner juga punya modal besar. Dalam dua tahun terakhir, dia tampil dominan di Turin.
 
Sejak memulai ATP Finals musim lalu, petenis asal San Candido itu tidak kehilangan satu set pun dalam sembilan pertandingan di ajang penutup musim.
 
Pada edisi 2024, dia bahkan tidak kehilangan lebih dari empat gim dalam satu set.
 
Performa impresif itu berlanjut tahun ini. Unggulan kedua tersebut belum kehilangan servis dari empat pertandingan melawan para petenis terbaik dunia.
 
Sejak ATP mencatat statistik servis pada 1991, hanya Djokovic yang pernah mencapai puncak Final ATP tanpa kehilangan satu servis pun, yakni pada 2018. Namun, pada laga final kala itu, Alexander Zverev mampu empat kali mematahkan servis Djokovic.
 
Sinner juga mendapat dorongan besar bukan hanya dari permainannya pekan ini, tetapi juga dari catatan apiknya di lapangan indoor. Dia mencatat 30 kemenangan beruntun di arena tertutup, dengan kekalahan terakhir terjadi pada final Turin 2023 dari Djokovic.
 
Sang juara bertahan akan menantang Carlos Alcaraz pada laga final yang berlangsung Minggu (16/11/2025) malam.
 
 
Dalam dua dekade terakhir, hanya Djokovic, Federer, dan Lleyton Hewitt yang mampu menjuarai Final ATP dua tahun beruntun.
 
Sinner kini berpeluang masuk daftar itu. "Saya sangat senang bisa finis musim ini dengan satu final lagi. Ini tahun yang luar biasa bagi saya. Saya menantikan pertandingan besok. Laga-laga seperti ini yang selalu saya tunggu," kata Sinner dikutip laman resmi ATP.

Sinner Melaju ke Final Ketiga Beruntun, Perpanjang Dominasi Atas Alex de Minaur

Sebelumnya Sinner lolos ke partai puncak usai menundukkan Alex de Minaur dengan straight set 7-5 dan 6-2, sekaligus memperpanjang rekor sempurnanya atas petenis Australia itu.
 
Dengan hasil ini, Sinner menjadi petenis termuda sejak Lleyton Hewitt pada 2004 yang mampu melaju ke tiga final beruntun pada Final ATP. "Ini turnamen terakhir tahun ini dan menyelesaikannya seperti ini rasanya luar biasa. Pertandingan tadi sangat berat, terutama di awal set pertama. Dia punya servis yang bagus dan sangat presisi. Tapi di set kedua saya dapat break lebih cepat dan level permainan saya naik," jelas Sinner.
 
Sinner akan berupaya menambah trofi ketika menghadapi Carlos Alcaraz di final.
 
Sementara Alcaraz yang mengejar gelar Final ATP pertamanya, sudah memastikan status ATP Year-End No.1 setelah menyapu bersih tiga pertandingan grup.
 
 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.