Akurat

Akui Oleksandr Usyk Ingin Lawan Deontay Wilder, WBC Beri Restu

Leo Farhan | 5 Januari 2026, 21:58 WIB
Akui Oleksandr Usyk Ingin Lawan Deontay Wilder, WBC Beri Restu
 
 
AKURAT.CO, Dewan Tinju Dunia (WBC) secara resmi memberikan lampu hijau kepada pemegang sabuk juara kelas berat multigelar, Oleksandr Usyk, untuk melakukan pertarungan mempertahankan gelar sukarela (voluntary defence).
 
Keputusan ini diambil setelah Oleksandr Usyk menyatakan minatnya untuk menghadapi Deontay "The Bronze Bomber" Wilder.
 
​Meskipun saat ini Deontay Wilder tidak berada dalam jajaran sepuluh besar peringkat WBA, WBC, maupun IBF, langkah WBC dalam konvensi tahunannya memastikan bahwa organisasi tersebut tidak akan memaksakan pertarungan wajib (mandatory defence) dalam waktu dekat.
 
 
Oleksandr ​Usyk, yang baru saja menghentikan Daniel Dubois pada Juli lalu untuk menjadi juara dunia kelas berat tak terbantahkan sebanyak dua kali, menyebut Deontay Wilder sebagai opsi utama untuk laga berikutnya.
 
"Juara kelas berat Oleksandr Usyk dapat melakukan pertarungan sukarela. Dia sudah menyatakan ingin bertarung melawan Deontay Wilder," bunyi pernyataan resmi WBC dikutip BBC.
 
​Saat ini, petinju asal Ukraina tersebut masih memegang sabuk juara dunia kelas berat WBA, IBF, dan WBC.
 
Sebelumnya, petinju berusia 38 tahun tersebut telah melepas sabuk WBO miliknya, yang kemudian membuat petinju Inggris, Fabio Wardley, naik status menjadi juara dunia.
 
 
​Selain urusan Usyk, WBC juga mengonfirmasi peta persaingan untuk penantang wajib di masa depan. Duel antara dua petinju Inggris, Lawrence Okolie dan Moses Itauma, akan menjadi laga penentuan untuk status penantang wajib sabuk WBC.
 
​Itauma dijadwalkan bertarung melawan Jermaine Franklin pada 24 Januari di Manchester. Sementara Okolie akan naik ring di Nigeria akhir bulan ini.
 
​Di kelas lain, aroma persaingan petinju Inggris juga memanas. Laga Joshua Buatsi vs Ben Whittaker diprediksi menjadi laga penentu tantangan wajib di kelas berat ringan.
 
Sementara ​Conor Benn resmi ditetapkan sebagai penantang nomor satu untuk gelar juara dunia kelas welter WBC yang dipegang Mario Barrios.
 
​Dengan keputusan ini, tahun 2026 diprediksi akan menjadi tahun yang sibuk bagi WBC dengan serangkaian laga besar yang melibatkan nama-nama elite di dunia tinju.
 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H