Akurat

SEA Games: Timnas Wushu Indonesia Capai Target, Tambah Dua Emas dari Nomor Taolu

Leo Farhan | 15 Desember 2025, 15:23 WIB
SEA Games: Timnas Wushu Indonesia Capai Target, Tambah Dua Emas dari Nomor Taolu
 
Laporan langsung Akurat.co dari SEA Games Thailand 2025 didukung oleh Jamkrindo dan Telkomsel.
 
 
AKURAT.CO, Timnas Wushu Indonesia kembali menambah dua medali emas dari nomor taolu pada SEA Games Thailand 2025.
 
Tambahan tersebut sekaligus memenuhi target tiga medali emas SEA Games Thailand yang disepakati bersama Tim Review Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).
 
Dua emas terbaru disumbangkan Patricia Geraldine serta tim Duilian Bare Handed yang diperkuat Ahmad Ghifari Fuaiz, Ahmad Ghozali Fuaiz, dan Terrence Tjahyadi. Sebelumnya, emas pertama telah lebih dulu diraih atlet senior Edgar Xavier Marvelo.
 
 
Bertanding di The Government Complex Building C, Bangkok, Senin (15/12), Patricia tampil impresif di nomor gabungan Changquan, Jianshu, dan Qiangshu.
 
Atlet yang akrab disapa Patrice itu meraih total nilai 29,266 poin (9,750; 9,760; 9,756), mengungguli Pang Pui Yee asal Malaysia yang meraih perak dengan 29,139 poin, serta Le Yen Shuen dari Singapura yang meraih perunggu dengan 29,055 poin.
 
"Saya senang dan terharu bisa menyumbangkan medali emas untuk Indonesia. Apalagi ini adalah penampilan perdana saya di multievent internasional," ujar Patricia usai pertandingan.
 
"Memang cukup melelahkan karena tampil tiga hari berturut-turut dengan tekanan tinggi, tapi semua terbayar lunas dengan hasil ini."
 
Kesuksesan Patricia dilanjutkan oleh penampilan solid Ahmad Ghifari Fuaiz, Ahmad Ghozali Fuaiz, dan Terrence Tjahyadi, usai keluar sebagai yang terbaik dengan nilai 9,746 poin.
 
 
Medali perak diraih pasangan Myanmar, Tin Hto Wai/Ye Yint Tun (9,706 poin), sementara perunggu menjadi milik wakil Malaysia, Mohd Firdaus Chua/Muhammad Danis Ai (9,626 poin).
 
"Kami bangga bisa mempersembahkan medali emas untuk Indonesia. Ini emas pertama kami di SEA Games Thailand 2025," kata Ahmad Ghifari yang diamini Ahmad Ghozali dan Terrence.
 
Dengan tambahan ini, Timnas Wushu Indonesia telah mengoleksi tiga medali emas dan tiga medali perak, sekaligus menjadi kontingen tersukses di nomor taolu.
 
Malaysia menempati posisi kedua dengan raihan tiga emas, satu perak, dan empat perunggu, disusul Filipina di peringkat ketiga dengan dua emas dan satu perunggu.
 
Wakil Bendahara Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI) yang juga Ketua Pengprov Wushu DKI Jakarta, Gunawan Tjokro, menyebut pencapaian tersebut sebagai hasil penampilan sempurna dari para atletnya.
 
"Saya baru kali ini melihat anak-anak tampil sedemikian sempurna, hampir tidak ada cacat. Apa yang diraih ini benar-benar buah dari kerja keras atlet, pelatih, dan seluruh pengurus," ujar Gunawan.
 
Ia menambahkan, kualitas penampilan atlet Indonesia bahkan mendapat pengakuan dari pengurus wushu negara lain, yang menyebut kualitas pasukan Merah Putih sudah berada di level dunia.
 
Gunawan juga turut menyampaikan apresiasi langsung dari Ketua Umum PB WI Airlangga Hartarto yang terus memantau perkembangan tim selama SEA Games berlangsung.
 
"Pak Airlangga selalu mengikuti perkembangan lewat telepon selular dan menyampaikan apresiasi kepada seluruh atlet. Beliau berharap, dengan masih adanya final nomor sanda, Indonesia bisa menambah emas dan berpeluang menjadi juara umum wushu di SEA Games Thailand 2025," jelasnya.
 
Selain itu Gunawan juga mengungkapkan tantangan yang harus dihadapi PB WI ke depannya, di mana mereka harus segera menyiapkan regenerasi para atlet.
 
"Di level senior ada masanya. Karena itu, pembinaan atlet junior harus disiapkan sejak sekarang agar Indonesia tetap berada di papan atas wushu, baik di Asia maupun dunia," ucapnya.
 
 
 
 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H