Perbati Mantapkan Program Pembinaan Piala Kapolres Bogor dan Kejuaraan Pelajar
Leo Farhan | 16 November 2025, 17:34 WIB

AKURAT.CO Pengurus Besar Tinju Indonesia (Perbati) bersama Polres Bogor menuntaskan gelaran Kejuaraan Tinju Piala Kapolres Bogor di Sasana HS Boxing Camp, Desa Parigi Mekar, Ciseeng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (15/11/2025) malam. Ajang ini sekaligus menegaskan komitmen Perbati memperkuat kompetisi sebagai fondasi pembinaan atlet nasional.
Pada saat bersamaan, Perbati juga sukses menggelar Kejuaraan Tinju Antarpelajar di GOR Bulungan, Jakarta Selatan, yang turut disaksikan langsung oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir.
Dua agenda besar dalam satu hari ini disebut menjadi dorongan penting bagi organisasi untuk memperluas pembinaan dari pusat hingga daerah.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perbati, Hengky Silatang, menegaskan bahwa rangkaian kejuaraan tersebut memperbesar semangat Perbati dalam memperbanyak kompetisi.
"Kami fokus pada pembinaan, karena kami ingin mempersiapkan para petinju potensial menuju Olimpiade. Program ini terbuka bagi siapapun karena roh tinju amatir adalah persahabatan dan kemajuan bersama," kata Hengky di Bogor, Sabtu (15/11/2025).
Dia menambahkan, Perbati juga akan terus bekerja tanpa terpengaruh hal di luar pembinaan. Dia menyerahkan sepenuhnya penilaian perkembangan organisasi kepada pihak berwenang. "Nanti ada tim dari pemerintah yang menilai. Kami hanya terus berbuat yang terbaik," tegasnya.
Pembinaan Usia Dini Menguat
Sejalan dengan target jangka panjang, Perbati kini menggiatkan pembinaan kelompok umur yang menyasar pelajar. Di mana telah menggelar kejuaraan yang bekerja sama dengan SMPN 28 Jakarta, dan turut dihadiri legenda tinju tanah air sekaligus anggota DPD RI, Daud Jordan.
Keberlanjutan program terlihat dari penyelenggaraan Piala Kapolres Bogor dan kejuaraan pelajar di Bulungan.
"Pembinaan tidak berhenti. Minggu ini saja ada lima sampai enam kejuaraan Perbati, bukan hanya di Jakarta tapi juga di berbagai daerah. Pekan depan di Bandung," kata Hengky.
Untuk menguatan pembinaan pelajar, Perbati juga menjalin kerja sama dengan Dispora, serta membuka pendekatan ke BAPOPSI dan Disdikdasmen agar pembinaan atlet usia muda dapat berjalan sistematis.
"Kami ingin menghasilkan petinju andal dari kalangan pelajar untuk membela Merah Putih," tuturnya.
Ke depan, Perbati dijadwalkan menggelar Piala Kapolda Riau untuk kelompok junior dan senior dengan mengundang seluruh petinju dari Sumatera. Dari rangkaian kejuaraan itu, Perbati menargetkan lahirnya petinju pelapis yang kuat. "Target kami Olimpiade. Tanpa pembinaan berjenjang, kita hanya bicara tanpa hasil," tegas Hengky.
Antusias Peserta dan Wasit
Piala Kapolres Bogor mendapat respons luar biasa dengan dihadiri 121 peserta, di mana mayoritas peserta dari kalangan pelajar. Kejuaraan ini juga melibatkan wasit-hakim dari luar Jakarta seperti Riau, Aceh, dan Sulawesi Selatan, guna menambah jam terbang perangkat pertandingan.
Kejuaraan yang mempertandingkan kategori junior, remaja, senior, dan member itu ditutup oleh Wakapolres Bogor, Kompol Rizka Fadhila, yang dihadiri jajaran Perbati. Rizka menyebut tinju sebagai olahraga populer yang juga banyak melahirkan atlet dari lingkungan kepolisian. "Kejuaraan ini sejalan dengan program Kapolres dalam mencegah tawuran, penyalahgunaan narkoba, dan tindakan negatif lainnya," ujar Rizka.
Sebelumnya, Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto, telah menyatakan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan event ini.
Baca Juga: Disyaratkan Uji Jenis Kelamin, Juara Olimpiade Asal Taiwan tetap Turun di Kejuaraan Dunia Tinju
Pihaknya berterima kasih kepada Perbati, dengan mengampanyekan 'Tawuran No, Tinju Yes' yang sangat diperlukan untuk menekan aksi tawuran di wilayah Bogor.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









