Akurat

Kontingen Indonesia Matangkan Persiapan Menuju ASEAN Para Games 2025 di Thailand

Herry Supriyatna | 9 November 2025, 23:09 WIB
Kontingen Indonesia Matangkan Persiapan Menuju ASEAN Para Games 2025 di Thailand

AKURAT.CO Kontingen Indonesia resmi memulai persiapan intensif menuju ASEAN Para Games XIII 2025 yang akan digelar di Nakhon Ratchasima, Thailand, pada 20–26 Januari 2026.

Sebanyak 306 atlet dari 18 cabang olahraga kini menjalani pemusatan latihan nasional (Pelatnas) sejak 1 November 2025.

Dari total tersebut, 291 atlet dari 17 cabang olahraga berlatih di Kota Solo dan sekitarnya, sedangkan 15 atlet dari cabang tenpin bowling menjalani latihan di Jakarta Utara.

Wakil Sekretaris Jenderal National Paralympic Committee (NPC) Indonesia, Rima Ferdianto, menjelaskan bahwa seluruh atlet didampingi 95 pelatih, 91 tenaga pendukung, dan 18 manajer tim.

Ia menegaskan pentingnya memanfaatkan waktu persiapan yang tersisa, yakni hanya sekitar dua setengah bulan.

“Semua atlet sudah bergabung dan mulai fokus berlatih. Waktu memang singkat, tapi kami yakin bisa dimaksimalkan dengan sepenuh hati untuk tampil terbaik di Thailand,” ujar Rima di Pusat Pelatihan Paralimpiade Indonesia (PPPI) Delingan, Karanganyar, Sabtu (8/11/2025).

Proses latihan setiap cabang dipantau langsung oleh Chef de Mission (CdM) Indonesia, Reda Manthovani. Ia meninjau sejumlah venue latihan sejak Jumat (7/11/2025), bahkan memilih bermalam di PPPI Delingan untuk melihat kondisi para atlet secara langsung.

Dalam pertemuan dengan ratusan atlet di Dining Hall PPPI Delingan, Reda memberikan dorongan semangat agar para atlet menjaga fokus dan mental juang menuju Thailand.

Baca Juga: Bezzecchi Tak Terbendung! Rebut Kemenangan Kedua Musim Ini di MotoGP Portugal

“Waktu kita tinggal dua setengah bulan. Walau singkat, manfaatkan sebaik-baiknya. Jangan mengeluh, karena keluhan hanya melemahkan. Tugas kalian sekarang adalah berjuang demi medali, demi kebanggaan bangsa dan keluarga,” tegas Reda.

Pejabat yang juga menjabat sebagai Jaksa Agung Muda Intelijen Kejaksaan RI (Jamintel) itu mengaku puas dengan kondisi asrama dan fasilitas latihan di PPPI Delingan.

“Fasilitasnya sangat baik. Dari kamar, tempat tidur, hingga peralatan sudah lengkap dan nyaman. Saya rasa atlet sudah mendapat dukungan maksimal untuk berlatih di sini,” ujarnya.

Dari sisi atlet, Komet Akbar dari cabang para tenis meja menilai program latihan yang dijalankan berjalan efektif dan terukur. Ia mengaku semakin termotivasi setelah mendapat perhatian langsung dari CdM.

“Program latihan yang diberikan pelatih sangat bagus, semuanya dipantau setiap hari. Dengan semangat dan dukungan seperti ini, kami optimistis bisa mencapai target juara umum,” kata Komet.

Ia juga mengapresiasi langkah Reda Manthovani yang turun langsung ke lapangan.

“Luar biasa, CdM sampai menginap di PPPI untuk memantau kami langsung. Itu bukti nyata kepedulian yang memberi energi positif bagi semua atlet,” ujarnya.

ASEAN Para Games XIII akan mempertandingkan 18 cabang olahraga. Indonesia menurunkan kekuatan penuh dengan target mempertahankan gelar juara umum, seperti yang diraih pada edisi 2023.

Berikut daftar cabang olahraga dan jumlah atlet Indonesia yang mengikuti Pelatnas ASEAN Para Games 2025:

Baca Juga: Zulhas: Soeharto dan Gus Dur Layak Jadi Pahlawan, Tiap Pemimpin Punya Jejak Perjuangan Sendiri

  1. Para Atletik – 56 atlet

  2. Para Panahan – 10

  3. Para Bulutangkis – 21

  4. Boccia – 11

  5. Para Catur – 18

  6. Para Balap Sepeda – 8

  7. Sepak Bola CP – 16

  8. Goalball – 6

  9. Para Judo – 20

  10. Para Angkat Berat – 14

  11. Para Menembak – 9

  12. Voli Duduk – 16

  13. Para Renang – 27

  14. Para Tenis Meja – 36

  15. Tenpin Bowling – 15

  16. Anggar Kursi Roda – 8

  17. Tenis Kursi Roda – 4

  18. Basket Kursi Roda – 11

Dengan dukungan fasilitas yang lengkap, pemantauan langsung dari CdM, dan semangat tinggi seluruh atlet, NPC Indonesia menatap ASEAN Para Games 2025 dengan optimisme.

Reda Manthovani menegaskan, hasil terbaik hanya bisa diraih dengan disiplin dan tekad kuat.

“Kita datang ke Thailand bukan untuk sekadar ikut bertanding, tapi untuk membawa pulang kehormatan bangsa,” tandasnya.

Baca Juga: Program Bahasa Inggris Gratis Buka Jalan Anak Muda Indonesia Timur Tembus Pasar Kerja Global

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.