SEA Games: Tinjau Pelatnas, CdM Bayu Priawan Harap Woodball Jadi Lumbung Medali Indonesia
Leo Farhan | 14 Oktober 2025, 12:42 WIB

AKURAT.CO, Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia untuk SEA Games Thailand 2025, Bayu Priawan Djokosoetono, meninjau pemusatan latihan nasional (pelatnas) cabang olahraga (cabor) woodball, cabor baru yang akan debut di pesta olahraga Asia Tenggara tersebut.
Dalam kunjungan itu, Bayu didampingi Ketua Umum Indonesia Woodball Association (IWbA), Aang Sunadji, bersama jajaran pengurus, pelatih, dan atlet. Kehadirannya bertujuan memberikan dukungan moral sekaligus memastikan kesiapan tim menghadapi kompetisi di Thailand.
"Hari ini kami mengunjungi cabang olahraga woodball, yang menariknya Indonesia sudah berhasil menjadi juara dunia. Kami yakin woodball bisa menjadi salah satu lumbung emas Tim Indonesia di Thailand nanti," ujar Bayu di Jakarta, Senin (13/10).
Bayu menambahkan, sebelum berlaga di SEA Games, tim nasional woodball Indonesia akan mengikuti gelaran Hong Kong Terbuka pada 17–20 Oktober 2025. Ajang itu akan menjadi kesempatan untuk menguji strategi dan memperkuat kesiapan jelang kompetisi utama.
"Kami terus mendorong agar para atlet menjaga kesehatan, berlatih disiplin, dan tampil maksimal di setiap kesempatan. Mari kita doakan bersama agar woodball bisa mempersembahkan medali emas bagi Indonesia dan menunjukkan bahwa kita siap bersaing di level tertinggi," katanya.
Cabang woodball akan mempertandingkan enam nomor, terdiri dari tiga nomor fairway dan tiga nomor stroke, masing-masing untuk kategori putra dan putri. Indonesia datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah sukses meraih gelar juara dunia pada Piala Dunia Woodball di Thailand beberapa waktu lalu.
Sementara itu, Ketua Umum IWbA, Aang Sunadji, menegaskan timnya siap memenuhi target tinggi yang disampaikan CdM.
"Kalau CdM bilang sapu bersih, berarti sapu bersih. Para atlet sudah menunjukkan performa terbaik dan siap berjuang di enam nomor untuk mengibarkan Merah Putih di Thailand," ucap Aang.
Aang menyebut Thailand sebagai lawan terberat, mengingat statusnya sebagai tuan rumah dan kekuatan tradisional mereka di cabang ini. Namun, Indonesia diklaim telah mempelajari strategi permainan lawan saat tampil di kejuaraan dunia sebelumnya.
"Thailand tentu jadi lawan utama yang harus diwaspadai. Tapi kami sudah mempelajari cara bermain mereka di ajang dunia kemarin. Kami datang ke SEA Games bukan hanya untuk bertanding, tapi juga untuk menang dengan strategi terbaik," tegasnya.
Dengan persiapan matang dan semangat juang tinggi, tim woodball Indonesia optimistis mampu menambah pundi-pundi emas dan mengukir sejarah pada debut cabang ini di SEA Games 2025.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Unggah Video Veda Ega Pratama Salip David Munoz, Akun Resmi MotoGP 'Diserbu' Netizen
- 2Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 3Komposisi Pemain Asing Persija Belum Penuh, Manajer Minta Soal Skuad Percayakan ke Shin Tae-yong
- 4Diduga Singgung Status Pendatang Shin Tae-yong, Direktur Teknik Java United Lakukan Rasisme?
- 5Kalender Jawa 21 September 2026: Watak Weton Senin Legi, Sopan dan Mudah Bergaul
- 6Bantah Tuduhan Konspirasi Wasit, Presiden La Liga Sebut Real Madrid Hidup di 'Dunia Lain'
- 7Asian Games: Pebulutangkis Juara Dunia Junior Thailand Dinyatakan Positif Doping
- 8Jose Mourinho Tunjukkan Gambar Pelanggaran, Babak Baru Perang Real Madrid dan Wasit?
- 9Komisi III DPR Berkomitmen All Out Jadikan RUU Perampasan Aset Super Prioritas
- 10KPK Geledah Kantor BPN Mojokerto, Cari Bukti Baru Kasus ATR/BPN







