China Terbuka: Janice Tjen Tersingkir di Putaran Pertama, Takluk Dalam Laga Sengit 3 Set
Leo Farhan | 25 September 2025, 17:32 WIB

AKURAT.CO, Harapan publik Tanah Air untuk melihat kiprah bintang tenis putri Indonesia, Janice Tjen, di babak utama ajang WTA 1000 China Terbuka 2025 harus berakhir lebih cepat.
Petenis berusia 23 tahun itu sudah harus tersingkir di putaran pertama China Terbuka usai kalah dalam duel sengit tiga set dengan skor 7-6(4), 5-7, dan 1-6 saat menghadapi wakil Belarusia, Aliaksandra Sasnovich, di China National Tennis Center, Beijing, China, Kamis (25/9).
Janice Tjen sejatinya membuka pertandingan dengan penuh percaya diri. Ia mampu merebut set pertama lewat tie-break dengan skor 7-6(4) usai menunjukkan ketenangan di bawah tekanan Sasnovich.
Baca Juga: Ranking TWA: Janice Tjen di Ambang 100 Besar Dunia, Iga Swiatek Geser Coco Gauff di Posisi 2
Namun, momentum itu hilang di set kedua ketika Sasnovich bangkit dan merebut kemenangan 7-5. Di set penentuan, stamina dan konsistensi Janice Tjen terlihat menurun hingga akhirnya menyerah 1-6.
Meski tersingkir, perjalanan Janice menuju babak utama turnamen bergengsi ini patut diapresiasi. Ia melalui dua laga kualifikasi dengan kemenangan meyakinkan atas Lucrezia Stefanini (Italia) dan Viktoriya Tomova (Bulgaria) sebelum akhirnya kandas di hadapan lawan berpengalaman.
China Terbuka 2025 menjadi ajang WTA kedua bagi Janice Tjen setelah membuat kejutan besar pekan lalu di São Paulo, Brasil.
Tanpa status unggulan, ia sukses melaju hingga final SP Terbuja dan keluar sebagai runner-up. Capaian itu menegaskan konsistensi Janice dalam menghadapi lawan-lawan dengan peringkat lebih tinggi.
Tak hanya itu, kiprah Janice dalam beberapa bulan terakhir juga terus mencuri perhatian. Sebelumnya di Amerika Serikat Terbuka 2025 ia berhasil menembus babak utama melalui kualifikasi dan mencatat kemenangan perdana di ajang Grand Slam.
Catatan tersebut semakin mempertegas potensinya sebagai salah satu bintang baru tenis putri Asia Tenggara selain petenis muda Filipina, Alexandra Eala.
Sejak lulus kuliah dari Pepperdine University tahun lalu, Janice mencatatkan rekor impresif dengan memenangi 45 dari 50 pertandingan profesional terakhirnya sebelum tampil di Flushing Meadows. Tren itu mendorong lonjakan peringkat yang luar biasa dalam waktu singkat.
Kini, Janice tercatat berada di peringkat 102 dunia, jauh meningkat dari sebelumnya yang masih di luar 300 besar. Dengan tambahan poin dari China Terbuka, ia akan menembus peringkat 96 dunia dalam pembaruan ranking WTA pekan depan.
Capaian tersebut menjadikannya petenis Indonesia pertama dalam dua dekade terakhir yang mampu masuk ke jajaran top 100 dunia. Sebuah pencapaian yang sebelumnya diraih legenda tenis Indonesia, Angelique Widjaja, pada awal 2000-an.
Meski gagal melanjutkan langkah di Beijing, Janice Tjen menegaskan bahwa ia berada di jalur yang tepat untuk bersaing di level tertinggi. Pengalaman melawan petenis senior seperti Sasnovich diyakini akan menjadi bekal penting dalam membangun karier yang lebih matang.
Dengan performa yang terus menanjak, Janice kini membawa asa baru bagi tenis Indonesia. Keberhasilannya menembus top 100 dunia bukan hanya menjadi milestone pribadi, tetapi juga kebanggaan nasional yang membuka jalan bagi generasi berikutnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









