Akurat

Terence Crawford Yakin Bisa Jinakkan Saul Canelo Alvarez Meski Berstatus Underdog

Leo Farhan | 2 September 2025, 23:49 WIB
Terence Crawford Yakin Bisa Jinakkan Saul Canelo Alvarez Meski Berstatus Underdog
 
 
AKURAT.CO, Pertarungan akbar antara Terence Crawford melawan Saul "Canelo" Alvarez untuk perebutan gelar juara dunia tinju tak terbantahkan kelas super middleweight (76,2 kilogram) kian mendekat.
 
Duel yang dijadwalkan berlangsung 13 September 2025 di Allegiant Stadium, Las Vegas, Amerika Serikat, itu diyakini bakal menjadi salah satu pertarungan tinju paling bersejarah tahun ini.
 
Meski berstatus underdog, Terence Crawford mendapat banyak dukungan dari para tokoh tinju dunia yang menilai dirinya punya peluang untuk mengejutkan Canelo dalam pertarungan tersebut.
 
 
"Segalanya mungkin terjadi. Saya hanya harus menjalani pertarungan sesuai gaya saya. Canelo memang punya dagu granit (yang kuat), tapi dia pernah terluka sebelumnya," kata Terence Crawford dikutip Ring Magazine.
 
"Dia sudah beberapa kali terkena pukulan telak, dan mampu bertahan. (Tapi) saya sudah terbiasa menjadi (petinju) underdog sepanjang hidup. Saya merasa nyaman dan percaya diri. Situasi ini bukan hal baru bagi saya."
 
Selain itu, Crawford juga menegaskan bahwa perbedaan ukuran tubuh tidak akan menjadi masalah. Menurutnya, Canelo Alvarez bukanlah mesin yang tak terkalahkan.
 
Dengan kemampuan teknis yang dimiliki, Crawford optimistis bisa menaklukkan sang juara bertahan, entah dengan kemenangan angka maupun knockout.
 
 
Petinju asal Amerika Serikat itu memiliki rekor impresif (41-0, 31 KO). Ia sempat mencatatkan sebelas kemenangan beruntun lewat KO sebelum rentetan tersebut terhenti usai menundukkan Israil Madrimov lewat kemenangan angka mutlak pada perebutan gelar WBA kelas super welter (69,8 kilogram) beberapa waktu lalu.
 
Di sisi lain, Alvarez (63-2-2, 39 KO) dikenal sebagai petinju dengan daya tahan luar biasa. Juga pernah dua kali naik ke kelas light heavyweight (79,3 kilogram) tanpa tumbang, termasuk saat menghentikan Sergey Kovalev pada 2019. Satu-satunya kekalahan terbarunya terjadi saat melawan Dmitry Bivol pada 2022.
 
Namun, performa Canelo dianggap mengalami penurunan. Sejak kemenangan KO atas Caleb Plant pada 2021 ia belum lagi mencatatkan hasil serupa.
 
Tujuh pertarungan terakhirnya berakhir lewat keputusan juri, termasuk kemenangan tipis atas William Scull pada 4 Mei lalu yang dinilai kurang meyakinkan.
 
Meski demikian, Crawford enggan meremehkan lawannya. Menurutnya, satu performa buruk tidak bisa mendefinisikan seorang petinju besar seperti Canelo.
 
"Kami menantikan Canelo tampil sebagai versi terbaik dirinya. Bisa jadi, Scull tidak memberikan ancaman cukup untuk memaksanya berlatih lebih dalam. Tapi kali ini, saya yakin Canelo mengambil persiapan dengan sangat serius," ucapnya.
 
Dengan atmosfer panas jelang duel ini, publik tinju dunia menunggu apakah Crawford mampu mencetak kejutan terbesar dalam kariernya.
 
Atau justru Canelo kembali membuktikan statusnya sebagai salah satu petinju terbaik sepanjang masa.
 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H