AKURAT.CO, Final Cincinnati Terbuka 2025 akan mempertemukan dua petenis putri papan atas dunia, Iga Swiatek (3) dan Jasmine Paolini (7), di P&G Center Court, Ohio, Amerika Serikat, Selasa (19/8) pagi WIB.
Sebelumnya, Iga Swiatek mengamankan partai puncak usai mengatasi perlawanan unggulan kesembilan asal Kazakhstan, Elena Rybakina, dengan straight set (7-5 dan 6-3), Senin (18/8).
Meski sempat tertinggal 3-5 pada set pertama, Iga Swiatek mampu bangkit dengan memenangi delapan dari sembilan gim berikutnya.
Petenis asal Polandia itu menunjukkan kelasnya sebagai juara grand slam enam kali dengan mengubah strategi pengembalian dan memperbaiki kualitas servis di lapangan permukaan keras Cincinnati.
"Pada awalnya saya kaget bisa mengikuti ritme, karena permainan berjalan begitu cepat. Tapi saya tahu lawan tidak mungkin menjaga level permainan setinggi itu sepanjang laga. Saya hanya mencoba agresif dan tidak lengah," kata Swiatek dikutip laman resmi WTA.
Dengan kemenangan ini, Swiatek memastikan tempat untuk tampil di WTA Finals Riyadh dan kembali naik ke peringkat dua dunia.
Final di Cincinnati juga merupakan final WTA 1000 ke-13 dalam kariernya-sebuah pencapaian yang hanya bisa disaingi oleh legenda seperti Maria Sharapova dan Serena Williams dalam jumlah turnamen yang lebih sedikit.
Di sisi lain, Jasmine Paolini melanjutkan performa impresifnya dengan mengatasi perlawanan petenis Rusia, Veronika Kudermetova, dengan skor 6-3, 6-7(2), dan 6-3 di babak semifinal.
Petenis Italia berusia 29 tahun itu sebelumnya juga menyingkirkan dua juara grand slam, Coco Gauff dan Barbora Krejcikova.
"Final melawan Iga tentu akan jadi tantangan besar. Saya harus tampil di level tertinggi, fokus pada permainan sendiri, dan berusaha agresif sejak awal poin," kata Paolini.
Jika dilihat head to head pertemuan, Swiatek lebih diunggulkan. Dari lima pertemuan sebelumnya, Swiatek selalu menang dan hanya kehilangan satu set.
Pertemuan terakhir keduanya terjadi di Bad Homburg di mana Swiatek menang telak dengan skor 6-1 dan 6-3.
Namun, Paolini punya catatan istimewa di partai puncak turnamen besar. Ia sudah dua kali tampil di final WTA 1000 dan selalu keluar sebagai juara, termasuk di Roma tahun ini.
Selain itu, musim 2025 juga menjadi salah satu musim terbaiknya dengan 20 kemenangan di level WTA 1000.
Laga final Cincinnati Terbuka 2025 ini diprediksi bakal berlangsung sengit. Swiatek tampil tanpa kehilangan satu set sepanjang turnamen.
Sementara Paolini datang dengan penuh kepercayaan diri usai menumbangkan nama-nama besar.