AKURAT.CO, Klub basket legendaris Satria Muda resmi memindahkan basis operasionalnya dari Jakarta ke Bandung.
Langkah strategis ini menandai era baru bagi salah satu tim tersukses dalam sejarah bola basket Indonesia, menyusul akuisisi oleh manajemen Persib Bandung.
Manajer Satria Muda, Theodore Wira Adi, menegaskan bahwa meski berpindah kota, identitas klub tetap utuh. Apalagi ini bukan pertama kalinya Satria Muda mengalami perpindahan.
"Secara internal kami memang sudah diberitahu bahwa operasional tim akan berpindah ke Bandung. Namun, perlu ditekankan, kami tetap Satria Muda. Tidak ada yang berubah dari semangat dan identitas kami," ujar Theo, di Media Center Kemenpora, Senayan, Jakarta, Rabu (6/8) .
"Pada 1999, saat di bawah kepemimpinan Pak Dudi Gambiro, kami juga pernah melakukan perpindahan. Waktu itu dari satu pengelola ke Mahaka, sekarang dari Mahaka ke Persib. Jadi, ini adalah proses yang sudah pernah dilalui sebelumnya."
Terkait komposisi pemain, Theo menyebutkan akan ada penyesuaian. Siapa saja nama-namanya, Theo mengatakan bahwa kemungkinan akan diumunkan dalam waktu dekat.
Apalagi Satria Muda juga tengah melakukan perampingan di beberapa lini. Namun, Theo menegaskan bahwa 75-80 persen masih akan tetap di isi oleh para pemain Satria Muda.
"Akan ada beberapa nama pemain yang akan bergabung. Siapa saja, kemungkinan akan kami umumkan dalam 24 jam ke depan," jelasnya.
Kepindahan ke Bandung, yang kerap dianggap sebagai kota rival Jakarta dalam konteks olahraga, juga dinilai sebagai langkah bisnis yang rasional. Manajemen Satria Muda melihat hal ini sebagai pendekatan ke pasar yang lebih besar.
"Populasi Jawa Barat sangat besar dan secara bisnis ini menarik, baik bagi klub maupun perkembangan olahraga nasional. Kami sangat antusias menyambut perubahan ini," ujar Theo.
Sementara itu, pemain Satria Muda, Avan Seputra, mengakui bahwa perpindahan ini merupakan kejutan besar bagi dunia basket Indonesia.
Tapi dia yakin, bahwa apa yang sudah dilakukan oleh manajemen tim pasti sudah dipikirkan secara matang.
"Memang tidak mudah keluar dari kebiasaan lama, tapi kami percaya perubahan besar ini akan membawa dampak positif, bukan hanya bagi tim, tapi juga bagi penggemar dan media," ujar Avan.
"Kami jadi satu-satunya tim perwakilan dari Bandung sekarang. Kami akan berusaha menjaga atmosfer basket di Bandung tetap hidup. Ini bukan beban, melainkan tantangan untuk kami majukan bola basket di Bandung."
Dengan kepindahan ini, Satria Muda menandai babak baru dalam sejarah panjangnya—menjadi kekuatan basket nasional dengan akar yang kini semakin kuat di wilayah barat Indonesia.