Kemenpora, NOC dan KONI Kompak Dukung Kejuaraan Dunia Sambo Youth & Junior 2025
Leo Farhan | 24 Juni 2025, 18:18 WIB

AKURAT.CO, Pemerintah lewat Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) sangat mendukung terselenggaranya Kejuaraan Dunia Sambo Youth & Junior 2025 di JSI Resort Mega Mendung, Bogor, Jawa Barat, 1-6 Oktober 2025 mendatang.
Dukungan tersebut disampaikan Staf Ahli Menpora Bidang Hubungan Pusat, Daerah & Internasional, Suyadi Pawiro, yang hadir mewakili Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo
Ia menyampaikan bahwa dengan status Indonesia sebagai tuan rumah, pastinya akan memberi dampak yang baik dan positif bagi perkembangan Cabang Olahraga (Cabor) sambo di tanah air.
Baca Juga: PERSAMBI Geliatkan Olahraga Sambo Nasional dengan Hadirkan Kejuaraan Dunia Youth & Junior 2025
"Tentu saja kami mendukung komitmen yang terus dikembangkan sambo Indonesia di ajang internasional, apalagi tuan rumah adalah sesuatu langkah besar untuk mendorong prestasi dan industri sambo makin berkembang ke depan," kata Suyadi di Kantor NOC Indonesia, Jakarta, Senin (23/6).
Menurut dia, sambo memiliki prestasi cemerlang dalam keikutsertaannya di event internasional. Termasuk pada SEA Games 2019 Filipina dengan menyumbangkan medali terbaik.
"Sambo yang memadukan olahraga beladiri telah menunjukkan prestasi nasional dan internasional. SEA Games 2019 lalu mampu merah tujuh emas. Kita juga punya (Desiana) Syafitri, juara dua Asia," ungkap Suyadi.
Melihat prestasi membanggakan yang ditunjukkan sambo Indonesia, Kemenpora punya kewajiban untuk terus mensupport para atlet meraih hasil mentereng, termasuk di Kejuaraan Dunia Youth dan Junior kali ini.
"Kemenangan bidding tuan rumah, lalu dengan peserta lebih dari 70 negara, merupakan sebuah kehormatan dan tantangan. Kami dari Kemenpora siap mendukung suksesnya event ini," ujar Suyadi.
Hal sama diutarakan Sekjen Komite Olimpiade (NOC) Indonesia, Wijaya Noeradi, yang juga turut hadir dalam konfrensi pers Indonesia jadi tuan rumah Kejuaraan Dunia Sambo Youth & Junior 2025
Menurut dia, sambo diakui IOC sebagai olahraga Olimpiade lewat verifikasi yang cukup panjang. Pihaknya pun akan mendukung PP PERSAMBI (Pengurus Pusat Persatuan Sambo Indonesia) dalam menggelar kejuaraan dunia nanti.
"Untuk event ini sendiri kami sangat mendukung. Kami dengar ini pertama kalinya di Asia Tenggara. Kami ucapkan selamat kepada PERSAMBI untuk inisiatif Championship ini," terang Wijaya.
Baca Juga: Sosialisasikan Anti Doping, IADO Ambil Bagian di Kejuaraan Dunia Sambo Usia Muda dan Junior 2025
Sementara itu Staf Ahli (Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Sadik Algadri, juga turut memberikan apresiasinya atas keberhasilan Indonesia menjadi tuan rumah kejuaraan dunia.
Ini hal yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat olahraga tanah air di mana atlet-atlet nasional punya kesempatan untuk berhadapan dengan atlet-atlet kuat dunia.
"Ini kesempatan bagi atlet kita melihat pemain dunia secara langsung, secara real, jadi tidak di TV saja. Mudah-mudahan kejuaraan dunia seperti ini bisa diikuti oleh cabor lain," kata Sadik.
Dalam kesempatan tersebut, Technical Director International Sambo Federation (FIAS) Sergey Tabakov, menyebut telah melihat persiapan Indonesia dalam menyongaong Kejuaraan Dunia ini.
Menurutnya, dari segi persiapan sejauh ini dia melihat tidak ada masalah. Mulai dari tempat pertandingan, fasilitas, hingga penginapan.
"Persiapan kompetisi dan keberadaan organisasi (kepanitiaan), saya melihat persiapannya sangat bagus, semuanya positif," terangnya.
Mengenai perkembangan olahraga sambo, Sergey menyebut setiap negara memiliki program berbeda. Namun, secara keseluruhan mengarah kepada perkembangan yang menggembirakan.
Sebagai informasi, sambo merupakan olahraga beladiri yang diakui secara internasional oleh Komite Olimpiade Internasional (IOC). Saat ini telah berkembang pesat dengan lebih dari 500.000 atlet aktif dari lebih 120 negara.
Di Indonesia, Sambo tergolong disiplin olahraga baru yang mulai menunjukkan potensi besar sejak PERSAMBI didirikan pada 2017 lalu.
Di bawah kepemimpinan Krisna Bayu, PERSAMBI berkomitmen membangun Sambo sebagai olahraga prestasi melalui pelatihan sistematis, kolaborasi dengan pemerintah, dan juga dukungan dari FIAS.
Dukungan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, sponsor, media dan masyarakat akan menjadi kekuatan kunci dalam mewujudkan mimpi bersama di Kejuaraan Dunia Sambo Youth & Junior 2025 mendatang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









