Akurat

Tim Panjat Tebing Indonesia Raih 1 Perunggu di China Lewat Kiromal Katibin, Veddriq Tersingkir

Leo Farhan | 27 April 2025, 15:38 WIB
Tim Panjat Tebing Indonesia Raih 1 Perunggu di China Lewat Kiromal Katibin, Veddriq Tersingkir

AKURAT.CO, Kiromal Katibin menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang mampu membawa pulang medali saat ambil bagian di Piala Dunia Panjat Tebing IFSC Wujiang 2025 di Fenhu Culutral and Sports Center, Wujiang, China, Sabtu (26/4).

Medali perunggu pada nomor speed didapatkan Kiromal Katibin usai mencatatkan waktu 4,75 detik sekaligus mengalahkan pemegang rekor dunia asal Amerika Serikat (AS), Samuel Watson, yang membukukan waktu 5,04 detik pada babak small final.

"Sejak babak penyisihan, Katibin tampil konsisten dengan catatan waktu stabil di bawah lima detik, bahkan mencatat waktu impresif 4,75 detik saat melawan Samuel Watson," kata Kabid Binpres PP FPTI, Muhammad Rizali Umarella, melalui keterangan resminya.

Baca Juga: Jalani Persiapan Piala Dunia Panjat Tebing di Tengah Ramadhan, Veddriq Leonardo: Siklusnya Saja yang Beda

"Alhamdulillah, hasil ini menjadi buah dari kerja keras tim, dan tentu akan menjadi pemacu semangat untuk tantangan-tantangan berikutnya di level dunia."

Sayang, di babak semifinal Katibin harus mengakui ketangguhan wakil tuan rumah, Jianguo Long, yang keluar sebagai juara. Di partai puncak, Long menundukkan wakil Ukraina, Hryhorii Ilchyshyn, untuk medali emas nomor speed putra.

Katibin menjadi satu-satunya wakil Indonesia sejak babak 16 besar. Sementara peraih medali emas Olimpiade Paris 2024, Veddriq Leonardo, langkahnya sudah harus terhenti sejak babak kualifikasi.

Baca Juga: Kiromal Katibin Catat Rekor Panjat Dinding Tercepat Di IFSC 2022 

Adapun di sektor putri langkah terbaik dicatatkan Desak Made Rita Kusuma Dewi hingga babak perempat final. Dia kalah dari wakil China, Zhang Shaoqin, yang pada akhirnya keluar sebagai juara sektor speed putri.

Di babak perempat final, Desak mencatatkan waktu 6,60 detik, lebih lambat 0,06 detik dari Zhang yang mampu mencatatkan waktu 6,54 detik untuk mengantarkannya mengamankan tiket semifinal melawan kompatriot, Deng Lijuan.

Pada partai pamungkas, Zhang berhasil mengamankan gelar juara usai mencatatkan waktu terbaik 6,32 detik sekaligus mengkandaskan perlawanan wakil Korea Selatan, Jeong Jimin, yang keluar sebagai runner-up dengan catatan waktu 6,37 detik.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H