Bakal Tampil di Kelas Berbeda, Rizki Juniansyah Akui Lebih Sulit Naik Kelas Dibanding Turun
Leo Farhan | 18 Maret 2025, 19:35 WIB

AKURAT.CO, Lifter muda berusia 21 tahun, Rizki Juniansyah, tampaknya akan menjalani persiapan yang berbeda untuk menghadapi Olimpiade Los Angeles 2028 mendatang.
Pasalnya, peraih medali emas di kelas 73 kilogram putra Olimpiade Paris 2024 itu tidak akan turun di kelas andalannya. Hal ini karena di Olimpiade LA beberapa kelas akan mengalami perubahan.
Pada bulan Juni mendatang IWF selaku Federasi Angkat Berat Internasional akan mengadakan kongres untuk menentukan pertukaran kelas baru yang bakal ditampilkan di Olimpiade LA 2028.
"Jadi (nomor untuk) putra dan putri semuanya berubah. Nanti yang (nomor) 73 kilogram akan jadi 79 kilogram," kata Rizki Juniansyah beberapa waktu lalu saat ditemui di Jakarta.
"Saya nanti akan turun di kelas 79 kilogram buat di Olimpiade (LA 2028) maupun di pra-kualifikasinya."
Bakal turun di kelas berbeda, Rizki mengakui ada beberapa perubahan yang mesti dia sesuaikan. Terkhusus untuk meningkatkan power agar sesuai dengan kelas yang diikutinya.
Peraih medali emas Piala Dunia Angkat Besi 2024 itu sebenarnya sudah terbiasa naik ataupun turun kelas. Tapi, menurutnya naik kelas lebih sulit karena harus berbanding dengan beban angkatan yang lebih besar lagi.
Rizki menyebut kenaikan kelas dengan selisih enam kilo itu merupakan tantangan baginya. Ia tak ingin naik kelas tetapi tidak mendapatkan power sesuai yang diharapkan.
eizBaca Juga: PON Aceh-Sumut: Setelah Sukses Olimpiade, Rizki Juniansyah Pecah Rekor Kelas 89 Kilogram
"Saya kan naik kelas dari 73 ke 79, saya mungkin akan menambah power, dan nutrisinya juga dibanyakin. Tapi makannya tidak asal, karena kita naik satu-dua kilogram itu membutuhkan power yang besar," jelas Rizki.
"Itu (naik kelas enam kilogram) sangat besar di angkat besi. Jangan sampai kita nanti naik kelas tapi boyor, tidak ada tenaganya hanya lemak saja. Jadi saya usahakan tetap makannya diatur dan latihannya tetap ditambah."
Tapi, untuk saat ini Rizki masih menjalani persiapan untuk menghadapi Kejuaraan Asia 2025 yang rencananya bakal bergulir di China pada pertengahan Mei mendatang.
Menurutnya, kejuaraan tersebut adalah langkah utama bagi dirinya untuk bisa menghadapi kejuaraan-kejuaraan besar yang akan terselenggara di tahun ini.
Lantaran saat ini masih berada di bulan puasa, atlet berusia 21 tahun itu hanya me-maintenance kondisi fisiknya seperti biasa dan tidak melakukan latihan fisik yang terlalu berat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









