Final ATP: Jannik Sinner Waspadai Upaya Balas Dendam Taylor Fritz di Final Malam Ini

AKURAT.CO, Petenis nomor satu dunia asal Italia, Jannik Sinner, akan tetap menjaga kewaspadaannya terhadap upaya balas dendam Tylor Fritz di laga perebutan gelar Final ATP 2024.
Partai puncak Final ATP antara Jannik Sinner dan Taylor Fritz rencananya bakal bergulir di lapangan permukaan keras Inalpi Arena, Turin, Italia, Minggu (117/11) atau Senin sekitar pukul 00.00 WIB.
Jannik Sinner lolos ke partai puncak Final ATP usai mengandaskan perlawanan Casper Ruud dengan skor 6-1 dan 6-2. Sedangkan Fritz lolos ke final usai menyingkirkan Alexander Zverev dengan laga ketat dengan skor 6-3, 3-6, dan 7-6(3).
Baca Juga: Shanghai Masters: Jannik Sinner Raih Gelar Ketujuh, Tahan Novak Djokovic Sentuh 100 Trofi
Sinner meraih dua gelar grand slam di Australia Terbuka dan Amerika Serikat Terbuka di antara tujuh gelarnya di musim ini. Jagoan tuan rumah itu juga mampu menjadi petenis putra Italia pertama yang mengklaim peringkat satu dunia di akhir tahun ini.
Namun, masih ada ambisi yang belum terselesaikan dari Sinner untuk membuat musim ini benar-benar terasa lengkap. Dia ingin memenangi pertandingan penutup musim untuk pertama kalinya di hadapan para penggemar di tanah kelahirannya.
Sebelum itu, masih banyak yang harus dilakukan petenis 23 tahun itu sebelum mewujudkan mimpinya. Dia akan melakoni pertemuan kelimanya melawan Fritz di mana sejauh ini petenis tuan rumah memimpin head-to-head 3-1.
Di lain sisi sang lawan adalah petenis Amerika pertama yang mampu melangkah ke babak final sejak James Blake melakukannya pada 2006. Fritz mengklaim kemenangan pertama atas Sinner di awal pertemuan mereka pada 2021 di Indian Wells.
Baca Juga: Final ATP: Alexander Zverev Puncaki Klasemen Grup, Siap Hadapi Carlos Alcaraz untuk Semifinal
Namun, setelah itu Fritz tidak mampu menaklukkan petenis Italia itu dalam tiga pertemuan terakhir mereka. Termasuk yang terakhir saat berhadapan di fase grup ATP Finals 2024.
Setelah melaju ke final dan mempertimbangkan pertandingan ulang melawan Sinner, Fritz mengatakan bahwa dia merasa lebih banyak mendapat masukan dari kekalahannya di fase grup dibanding kekalahannya di AS Terbuka.
"Di AS Terbuka saya seperti hanya berusaha mempertahankan servis, bertahan, memenangi poin dengan melakukan pukulan-pukulan keras atau memanfaatkan kesalahannya," kata Fritz sebagaimana dikutip laman ATP.
"Sementara pertandingan yang kami mainkan di sini…. Saya merasa jauh lebih nyaman dari baseline. Saya memiliki peluang dalam pertandingan itu. (Tetapi) dia memainkan poin-poin penting yang lebih baik daripada saya."
Walau mampu meraih kemenangan atas Fritz di fase grup, Sinner akan berusaha untuk tidak melihat hal tersebut.
Pasalnya pada tahun lalu Sinner mampu mengalahkan Novak Djokovic di fase grup lewat tie-break di set ketiga. Namun setelahnya Sinner harus menyerah dari petenis asal Serbia itu di laga puncak dengan skor 6-3 dan 6-3.
"Posisinya sangat mirip dengan tahun lalu. (Tapi) sebagai pemain saya sudah berkembang dalam 12 bulan terakhir," jelas Sinner disinggung mengenai laga puncak nanti.
"Besok akan menjadi hari yang sangat menarik. Saya senang bisa kembali berada di posisi ini. Ini adalah momen yang sangat istimewa."
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









