Akurat

Raih Gelar Final WTA Perdana, Coco Gauff Bawa Pulang Rp75 Miliar Plus Ranking Tiga Dunia

Leo Farhan | 11 November 2024, 17:29 WIB
Raih Gelar Final WTA Perdana, Coco Gauff Bawa Pulang Rp75 Miliar Plus Ranking Tiga Dunia

AKURAT.CO, Petenis putri asal Amerika Serikat, Coco Gauff, keluar sebagai juara Final WTA 2024 usai menyingkirkan petenis China, Qinwen Zheng, lewat laga menegangkan selama tiga jam empat menit.

Pada laga yang berlangsung di King Saud University Indoor Arena, Riyadh, Arab Saudi, Sabtu (9/11) setempat, Coco Gauff yang sempat kehilangan set pertama 3-6 mampu membalikkan keadaan 6-4 dan 7-6(2) untuk meraih gelar juara Final WTA.

"Tetap berusaha, berjuang untuk setiap poin. Saya tahu saya hampir kalah, tetapi, saya hanya mencoba untuk tetap fokus. Sejujurnya, saya bangga dengan diri saya sendiri," kata Coco Gauff sebagaimana dikutip dari laman WTA.

Baca Juga: Final WTA: Kalahkan Jessica Pegula di Laga Pembuka, Coco Gauff Bersiap Hadapi Iga Swiatek

Kemenangan perdana ini mengantarkan petenis putri berusia 20 tahun itu membawa pulang hadiah senilai US$4.805.000 atau sekitar Rp75 miliar. Sekaligus membuatnya bertahan di peringkat tiga dunia untuk tahun kedua beruntun.

Gauff bangkit di akhir musim ini dengan kemenangan di Final WTA 2024. Sebelumnya dia kalah di babak 16 besar saat berusaha mempertahankan gelar AS Terbuka sebelum bangkit dengan memenangi 12 dari 14 laga terakhirnya tahun ini.

Selain itu, dengan gelar di lapangan permukaan keras di Beijing bulan lalu Gauff menjadi petenis wanita pertama di Era Terbuka yang mampu memenangi tujuh final lapangan lapangan keras level tur.

Baca Juga: China Terbuka: Kalahkan Muchova, Coco Gauff Jadi Petenis Putri AS Kedua Juara di Beijing

Hasil tersebut membawa Gauff memperpanjang rekor final lapangan kerasnya menjadi 8-0 dan mengantarkannya memperbaiki rekornya menjadi 9-1 di final tingkat tur secara keseluruhan.

Sejak Final WTA dimulai pada tahun 1972, Gauff merupakan petenis putri Amerika keempat yang mampu memenangi Final WTA sebelum berusia 21 tahun. Ia mengikuti jejak Chris Evert, Tracy Austin, dan Serena Williams.

Bukan cuma itu, Gauff juga menjadi petenis Amerika Serikat kedua sejak 1990 yang mengklaim empat kemenangan atas petenis peringkat sepuluh besar di satu ajang sebelum usia 21 tahun.

Sementara itu, finalis lainnya, Zheng, juga mengakhiri musim dengan performa yang cukup apik. Sejak Wimbledon, peraih emas Olimpiade Paris 2024 telah mencatatkan rekor menang-kalah 31-6.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H