Cari Lawan Ryan Garcia Sekembali dari Sanksi Doping, De La Hoya Sebut Nama Teofimo Lopez
AKURAT.CO, Sanksi doping petinju asal Amerika Serikat, Ryan Garcia, memang baru selesai Juni tahun depan. Tetapi sang promotor, Oscar De La Hoya, sudah mulai membicarakan calon lawan petarungnya itu.
Melalui akun X-nya, Oscar De La Hoya mengusulkan juara dunia kelas ringan-welter WBO, Teofimo Lopez, sebagai kandidat lawan pertama Ryan Garcia selepas sanksi.
“Kita semua tidak sabar menunggu Ryan Garcia kembali. Apa pendapat kalian tentang Teofimo Lopez?” tulis Oscar De La Hoya, Rabu (29/10).
Baca Juga: Terbukti Gunakan Doping, Ryan Garcia Batal Menang dan Dilarang Bertarung Setahun
Oscar De La Hoya tak berlebihan karena Ryan Garcia dan Teofimo Lopez adalah petarung satu generasi yang sedang berada di usia puncak. Garcia berusia 26 tahun dan Lopez setahun lebih tua.
Hal lain adalah catatan pertarungan mereka mirip di mana Garcia menempuh 26 laga dengan 24 kemenangan, sekali kalah, dan sekali no contest (tak dihitung). Sementara Lopez punya 22 pertarungan dengan sekali kalah.
Di sisi lain, pernyataan De La Hoya soal “tak sabar menunggu” mengisyaratkan bahwa Ryan Garcia adalah petarung yang punya daya jual terlepas pertarungannya memperebutkan gelar atau tidak.
Sekurang-kurangnya pandangan itu dibenarkan oleh pelatih veteran terkemuka, Teddy Atlas. Menurut Atlas, tiket pertarungan Garcia akan ludes karena basis penggemar sang petinju.
Baca Juga: WBC Coret Ryan Garcia dari Daftar Petarungnya Gara-Gara Ucapan Islamofobia dan Rasis
“Garcia ada di tempat di mana dia tidak perlu disematkan ke sabuk (juara dunia), karena basis (penggemar) dan perhatian (di sosial media),” kata Teddy Atlas sebagaimana dipetik dari Boxing Scene.
“(Penggemar) ingin melihat, ‘apakah dia memang benar-benar (sebagus itu)? Terlalu besarkah? Terlalu kuat? Bisakah dia melakukan itu ke petinju lain? Itu dia atau bukan?” kata Atlas.
Rasa penasaran tersebut tak lepas juga dari hasil pertarungan terakhir Ryan Garcia menghadapi juara dunia kelas ringan multigelar, Devin Haney.
Menghadapi Devin Haney di New York pada 20 April silam, Garcia tiga kali menjatuhkan lawan sebelum akhirnya menang angka. Namun kemenangan itu dibatalkan karena Garcia kedapatan mengonsumsi doping.
Dan Devin Haney jangan dicoret dulu. Ada kemungkinan yang cukup besar tarung ulang akan dilakukan segera setelah masa hukuman Garcia selesai tahun depan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








