Akurat

PB WI Minta NOC Indonesia Ikut Dorong Wushu Bisa Tampil di Olimpiade

Leo Farhan | 1 Oktober 2024, 13:29 WIB
PB WI Minta NOC Indonesia Ikut Dorong Wushu Bisa Tampil di Olimpiade
 
 
AKURAT.CO, Indonesia mendapat hasil yang cukup positif saat tampil di Kejuaraan Dunia Wushu Junior 2024 yang berlangsung di Brunei Darussalam pada 25-29 September 2024 lalu.
 
Timnas Wushu Indonesia keluar sebagai runner-up Kejuaraan Dunia Wushu Junior di bawah China dengan koleksi total 29 medali, lewat sepuluh emas, sepuluh perak, dan sembilan perunggu.
 
Terkait hasil positif ini, Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI) terus berupaya agar cabang olahraga (cabor) tersebut bisa secara resmi segera dipertandingkan di gelaran olimpiade.
 
 
Ketua Umum PB WI, Airlangga Hartarto, mengatakan bahwa federasinya terus meminta keterlibatan Komite Olimpiade (NOC) Indonesia untuk mendorong Komite Olimpiade Internasional (IOC) agar wushu masuk pesta olahraga multievent empat tahunan tersebut.
 
"Saya meminta bukan hanya PB WI, tetapi NOC Indonesia juga ikut mendorong agar wushu bisa menjadi cabor eksebisi pada Olimpiade 2028 Los Angeles," kata Airlangga di Jakarta, Senin (30/9).
 
"Apabila semua prosesnya bisa berjalan lancar, maka di tahun 2032 di Olimpiade Brisbane, wushu akan dipertandingkan."
 
Cabor wushu rencananya mulai dipertandingkan secara eksebisi di Youth Olympic 2026 di Dakar, Senegal, dan eksebisi secara keseluruhan di Olimpiade 2028 Los Angeles, Amerika Serikat.
 
PB WI optimistis Indonesia bisa mendapat hasil positif jika wushu resmi dipertandingkan dalam Olimpiade.
 
Pasalnya Merah Putih saat ini memiliki stok atlet-atlet muda yang mumpuni yang ditunjukkan dalam Kejuaraan Dunia Junior kemarin.
 
 
"Atlet yang memperkuat Timnas Wushu Junior Indonesia ini bisa diandalkan untuk meraih medali bilamana wushu menjadi cabor resmi pada Olimpiade 2023 Brisbane," kata Airlangga.
 
"Tinggal terus dibina sehingga dalam delapan tahun ke depan mereka semua masih bisa mempertahankan prestasi ini. Atlet-atlet ini ke depan akan menjadi andalan."
 
Wushu pada saat ini telah berkembang di sebanyak 157 negara. Itu sebenarnya sudah lebih dari cukup memenuhi syarat masuk sebagai cabang olahraga resmi di llimpiade.
 
Meski demikian, itu bukanlah syarat tunggal wushu bisa masuk cabor resmi Olimpiade. Masih ada syarat lain yang harus dipenuhi, seperti federasi induk cabornya yang harus rapi, transparan, dan aktif dalam Olympic Movement.
 
Peluang wushu masuk Olimpiade 2032 akan sangat besar jika dilombakan secara eksebisi di Dakar pada 2026 nanti.
 
Pasalnya, ajang ini dinilai sebagai indikator utama untuk memperkenalkan cabor baru ke dalam Olimpiade.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H