AKURAT.CO, Tim Wushu Jawa Timur (Jatim) keluar sebagai juara umum pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatera Utara 2024 lewat raihan total 25 medali (tujuh emas, sembilan perak, dan sembilan perunggu).
Pada pertandingan terakhir yang berlangsung di GOR Serba Guna, Deli Serdang, Sumatera Utara, Minggu (15/9), Jawa Timur mampu menambah dua medali emas dari nomor duilian. Hasil itu sekaligus melampaui target awal yang mereka canangkan
"Jatim sebenarnya hanya ditargetkan lima medali emas, dan kita sudah melampauinya dengan meraih tujuh medali emas," kata Manajer Tim Wushu Jatim, Sherly Hoedono.
Tuan rumah Sumatera Utara (Sumut) mengekor di tempat kedua lewat raihan total 12 medali dengan rincian tujuh emas, empat perak, dan satu perunggu.
Jawa Tengah (Jateng) melengkapi posisi tiga besar lewat total 13 medali dengan rincian tujuh emas, tiga perak, dan tiga perunggu. Mengekor di belakangnya DKI Jakarta dengan enam emas, empat perak, dan satu perunggu.
Walau menyerupai hasil tiga tahun lalu di PON Papua, tambahan tiga medali emas Sumut dari nomor Sanda juga mampu mengantarkan mereka melewati target awal lima medali eema secara keseluruhan.
"Saya apresiasi perjuangan maksimal atlet sanda Sumut. Kami bersyukur bisa meraih tiga medali emas dari nomor Sanda," kata Ketua Pengprov Wushu Sumut, Darsen Song.
"Hasil ini memang sama dengan PON Papua 2020. Namun, secara keseluruhan Tim Wushu Sumut telah melampaui target dengan meraih tujuh medali emas."
Jawa Tengah Rajai Nomor Sanda
Sementara itu, Jateng mampu bertengger di peringkat tiga cabor Wushu usai mendapatkan enam emas dari nomor Sanda dari total tujuh emas yang mereka bawa pulang.
Dari sebelas babak final yang dipertandingkan pada nomor Sanda, Jateng bahkan mampu mengirim tujuh wakil untuk berlaga di partai puncak.
Dari tujuh wakil tersebut, hanya Reindra Nada Guitara yang gagal menyumbang emas untuk Jateng setelah takluk 0-2 dari wakil DKI Jakarta, Jumanta, yang berhak atas medali emas.
Sementara enam medali emas Jateng dari nomor Sanda disumbangkan masing-masing oleh, Bayu Peni Hendrasswar kelas 48 kilogram putri, Tharisa Dea Florentina kelas 52 kilogram putri, Gita Ariesta kelas 56 48 kilogram putri, Thania Kusumaningtyas kelas 60 kilogram putri, Yusuf Widiyanto kelas 56 kilogram putra, dan Puja Riyaya kelas 75 kilogram putra.
"Kami senang bisa meraih enam medali emas dari tujuh finalis. Ini sudah melebihi dari target semula yang hanya empat medali emas. Di PON Papua 2020 saja, kami hanya mendapatkan tiga medali emas dari Sanda," kata Manajer Tim Wushu Jateng, Mochamad Zaenuri.
Sementara itu, Sumut meraih tiga medali emas dari nomor sanda lewat Fereddy Sinaga di kelas 52 kilogram putra, Samuel Marbun di kelas di kelas 56 kilogram putra, dan Harry Brahmana di kelas 70 kilogram putra.
Sedangkan dua emas lainnya direbut oleh wakil DKI Jakarta, Jumanta, yang turun di nomor 60 kilogram putra, dan wakil Jawa Barat (Jabar), Ade Permana si kelas 48 kilogram putra.