Akurat

Desak Made Ambil Pelajaran di Olimpiade Paris, Langsung Tatap Los Angeles 2028

Leo Farhan | 14 Agustus 2024, 13:40 WIB
Desak Made Ambil Pelajaran di Olimpiade Paris, Langsung Tatap Los Angeles 2028
 
 
AKURAT.CO, Desak Made Rita Kusuma Dewi memang belum berhasil menyumbang medali pada gelaran Olimpiade Paris 2024. Perjuangannya terhenti di babak perempat final.
 
Tiket semifinal Olimpiade Paris gagal diamankan Desak Made setelah mencatatkan waktu 6,369 detik. Ia takluk dari wakil China, Deng Lijuan, yang mencatatkan waktu 6,363 detik atau hanya terpaut 0,06 detik.
 
Tidak mau terlarut dengan hasil di Olimpiade Paris, atlet panjat tebing asal Bali ini akan menjadikan olimpiade pertamanya itu sebagai acuan untuk bisa kembali tampil di Los Angeles 2028.
 
 
"Saya akan terus berlatih menjadi lebih keras lagi dan tidak cepat menyerah untuk bisa berpartisipasi di kejuaraan-kejuaraan dunia dan puncaknya di (Olimpiade) LA 2028," kata Desak Made di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Selasa (13/8).
 
"Yang membedakan adalah ajang terbesarnya olahraga. Di Paris kemarin memang suporter dari seluruh negara sangat support banget seluruh atletnya. Apalagi ketika tuan rumah bertanding, luar biasa dukungannya."
 
Penampilan Desak sendiri sebenarnya tidak buruk. Di babak perempat final melawan Deng, dia berhasil mencatatkan waktu personal best dengan catatan 6,369 detik.
 
 
Namun, Deng juga tampil tidak kalah buruk dengan hanya terpaut 0,06 detik dari Desak. Di babak semifinal wakil asal China itu juga kembali menyingkirkan wakil Indonesia lainnya, Rajiah Salsabillah.
 
Rajiah juga sebenarnya mampu mencatatkan personal best dengan torehan 6,41 detik. Namun, itu belum membuatnya bisa menyingkirkan Deng yang mencatatkan waktu 6,38 detik.
 
"Setelah kompetisi kemarin itu berpikirnya, seandainya bisa lebih kencang, seandainya bisa mengibarkan bandera Merah Putih. Tetapi, akhirnya tetap bersyukur, kekecewaan itu dibayar dengan kemenangan Veddriq," jelas Desak.
 
"Saya kalah cepat. Untuk pemanjatan, saya sudah berusaha semaksimal mungkin kemarin, tetapi belum rezekinya."

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H