AKURAT.CO, Lifter andalan Indonesia, Eko Yuli Irawan, belum mampu menambah Iisi pundi-pundi medali untuk Merah Putih di Olimpiade Paris 2024.
Sukses mendapatkan angkatan yang cukup tinggi-135 kilogram-pada angkatan snatch, Eko Yuli harus rela bertengger di urutan kedelapan Olimpiade Paris setelah tiga angkatan clean & jerk-nya gagal berbuah angka.
Sempat gagal pada angkatan snatch pertama, Eko berhasil mendapatkan angkatan 135 kilogram pada kesempatan kedua Olimpiade Paris.
Dia bahkan berhasil melakukan angkatan 139 kilogram pada kesempatan ketiga. Namun, juri memutuskan ada gerakan salah yang dilakukan Eko sehingga membuat angkatannya dianulir.
Sementara rival terberatnya asal China, Li Fabin, mampu meraih rekor Olimpiade usai mencatatkan angkatan 143 kilogram pada angkatan snatch di kesempatan terakhirnya.
Lifter Thailand, Theerapong Silachai, mengekor dengan angkatan snatch 132 kilogram, dibayangi oleh lifter Malaysia, Aniq Kasdan, dengan angkatan 130 kilogram, dan wakil Amerika Serikat, Hampton Morris, dengan angkatan 126 kilogram.
Pada angkatan clean & jerk, Eko melakukan percobaan pertama dengan angkatan 162 kilogram yang belum berhasil. Pada kesempatan kedua, beban serupa coba kembali diangkat. Tetapi lagi-lagi gagal karena kaki kirinya sempat sedikit terpeleset.
Pada kesempatan terakhir, alih-alih bertahan di bobot 162 kilogram, Eko mencoba peruntungannya dengan menambah bobot angkatan menjadi 165 kilogram. Sayang, dia kembali gagal dalam kesempatan terakhir pada angkatan clean & jerk.
Sementata itu, lifter China, Li Fabin, berhasil merebut medali emas setelah mencatatkan angkatan clean & jerk seberat 167 kilogram. Hasil itu mengantarkannya mampu mengumpulkam total angkatan 310 kilogram.
Theerapong Silachai berhak atas medali perak setelah sukses menorehkan angkatan clean & jerk terbaik dengan bobot 171 kilogram di kesempatan terakhir. Hasil itu mampu membuatnya berada diurutan kedua dengan total angkatan 303 kilogram.
Hampton Morris berhasil menempati urutan ketiga untuk medali perunggu setelah membukukan angkatan 172 kilogram pada clean & jerk.
Torehan tersebut membuat Morris mampu mengumpulkan total angkatan 298 kilogram. Hanya terpaut satu kilogram dari wakil Malaysia, Aniq Kasdan, yang hanya mendapatkan 167 kilogram pada angkatan clean & jerk.