AKURAT.CO, Atlet menembak putra Indonesia, Fathur Gustafian, mendapat banyak pelajaran dari penampilan debutnya di Olimpiade Paris 2024.
"Dari persiapan mencari kuota Olimpiade, banyak sekali pengalaman baik dan buruk yang saya dapat," kata Fathur Gustafian di Paris, Prancis, melalui keterangan resminya, Jumat (2/8).
Walaupun belum mampu menggondol medali di ajang Olimpiade Paris 2024, Fathur Gustafian berharap bisa tampil lebih baik lagi ke depannya. Tak tanggung-tanggung, Fathur berhasrat meraih emas.
"Mungkin bukan hari ini. Tapi, saya akan menunjukkan yang terbaik pada dunia, saya bisa menjadi juara dunia dan juara olimpiade. Mencoba positif, percaya pada proses, dan tetap semangat," katanya.
Saat berlaga di National Shooting Center, Châteauroux, Prancis, Fathur turun di dua nomor perlombaan.
Sayang, di dua kesempatan tersebut penembak berusia 25 tahun itu bahkan gagal menembus posisi lima besar.
Di nomor sepuluh meter air riffle, Minggu (28/7) Fathur menempati urutan ke-15 dengan 628,7 poin.
Sedangkan saat turun di nomor 50 meter tiga posisi, Rabu (31/7), Fathur hanya mampu berada di urutan ke-43 dengan 574 poin dari 19 tembakan.
"Memang Olimpiade ini adalah event yang penuh kejutan, penuh experience, banyak sekali pelajaran yang saya dapat selama masa persiapan dan saat pertandingan."
Padahal, dalam persiapan sekaligus pemusatan latihan yang dijalani di Hungaria, Fathur tampil cukup baik saat tampil di open turnament. Dia mampu menempati peringkat satu di kualifikasi dan berakhir dengan medali emas.
"Setelah dapet kuota, persiapan buat Olimpiade juga sangat serius. Waktu, tenaga dan pikiran cuma buat Olimpiade," kata Fathur.