Olimpiade Paris: Menahan Cedera, Rifda Irfanaluthfi Hanya Tampil di Nomor Palang Bertingkat

AKURAT.CO, Atlet senam Indonesia, Rifda Irfanaluthfi, akhirnya menyelesaikan tugasnya di Olimpiade Paris 2024. Tampil di kategori palang bertingkat (uneven bar), Rifda meraih 9.116 angka.
Bertanding di Bercy Arena, Paris, Prancis, Minggu (28/7), Rifda Irfanaluthfi sedianya turun di empat kategori alat karena mewakili Indonesia di nomor all-around cabang senam artistik Olimpiade Paris.
Namun karena cedera yang melandanya sejak sebelum berangkat ke Olimpiade Paris, Rifda hanya memutuskan untuk turun di nomor palang bertingkat. Rifda mengaku menahan sakit untuk bisa tampil di pesta olahraga terbesar di dunia tahun ini.
Baca Juga: Olimpiade Paris: Belum Bugar 100 Persen, Rifda Irfanaluthfi Belum Pasti Turun di Semua Alat
“Rasanya berat banget untuk bisa sampai di olimpiade ini, perjalanannya tidak mudah dan panjang sekali. Latihan keras dengan menahan sakit, kondisi naik turun rasanya berat banget,” kata Rifda usai tampil di Paris sebagaimana dipetik dari Antara.
“Saya berharap bisa tampil di empat alat, tapi cedera lagi, dari nol lagi, bisa tiga alat lagi cedera lagi, sampai tampil di palang bertingkat saja tadi.”
Olimpiade Paris bukan saja berkesan untuk Rifda Irfanaluthfi, namun juga untuk cabang senam artistik Indonesia. Pasalnya, Rifda adalah atlet Indonesia pertama yang tampil di olimpiade sepanjang sejarah.
Cedera melanda atlet berusia 24 tahun tersebut selepas bertanding di Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2023 di Antwerp, Belgia, Oktober silam. Pada saat yang sama, penampilan di ajang itulah yang meloloskan Rifda ke Olimpiade Paris.
Baca Juga: Rifda Irfanaluthfi: Lutut Saya Membaik, Saya Jauh Lebih Siap Secara Fisik dan Mental
Selepas Kejuaraan Dunia Rifda sempat menjalani operasi meniskus. Namun, sampai tiba waktunya untuk tampil di Paris peraih medali perak Asian Games 2018 itu masih berkutat dengan cedera ACL.
“Sebenarnya saya ingin sekali tampul di olimpiade karena ini cita-cita saya. Saya mau buat bangga semua yang sudah mendukung saya,” kata Rifda.
Dengan kondisinya, Rifda belum memutuskan masa depan kariernya selepas Olimpiade Paris. Sementara itu, usia 24 tahun bisa dikatakan sudah senior untuk atlet senam artistik.
“Saya mau merasakan suasana olimpiade dulu. Mungkin saya operasi, mungkin juga tidak. Apa saya mau pensiun atau mau jadi atlet (saya belum pasti),” kata Rifda.
“Sekarang rasanya lebih tenang, saya sudah bisa membuktikan bisa tampil di olimpiade. Saya senang bisa menahan rasa sakit sampai kompetisi selesai.”
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









