Jelang Berangkat ke Olimpiade Paris, Rafael Nadal Harus Puas Jadi Runner-up Swedia Terbuka

AKURAT.CO, Petenis kawakan asal Spanyol, Rafael Nadal, harus puas menjadi runner-up Swedia Terbuka 2024 di mana ia bertanding pada partai final pertama sejak 2022. Nadal kalah dengan skor 3-6 dan 2-6 atas petenis asal Portugal, Nuno Borges.
Bertanding di Bastad, Swedia, Minggu (21/7), Nuno Borges menyelesaikan set pertama Swedia Terbuka dalam waktu 46 menit. Di set kedua, ia merebut tiga game beruntun untuk menundukkan Rafael Nadal.
“Ini gila. Saya tahu kita semua ingin Rafa (sapaan Rafael Nadal) menang–sebagian dari diri saya juga begitu–tetapi sesuatu yang lebih besar dalam diri saya benar-benar memacu hari ini,” kata Nuno Borges usai laga sebagaimana dipetik dari BBC.
Baca Juga: Spanyol Pasangkan Rafael Nadal dan Carlos Alcaraz di Nomor Ganda Putra Olimpiade Paris
Rafael Nadal masih dalam perjuangan untuk bangkit dari badai cedera yang seakan tak mau pergi dalam beberapa tahun terakhir. Petenis berusia 38 tahun ini tak pernah ke final sejak terakhir kali di Prancis Terbuka 2022 di mana ia menjadi juara.
Kekalahan atas Borges di Swedia Terbuka juga menjadi pertandingan terakhir Nadal sebelum berangkat ke Prancis untuk mewakili Spanyol di Olimpiade Paris 2024.
Adapun cabang tenis Olimpiade Paris akan dimulai pada 27 Juli mendatang. Arena pertandingan adalah Stadion Roland Garros yang juga merupakan venue Prancis Terbuka.
Olimpiade Paris kemungkinan akan menjadi olimpiade terakhir bagi Nadal sekaligus yang keempat sepanjang kariernya. Nadal sudah berpartisipasi di pesta olahraga terakbar di dunia itu di Athena 2024, Beijing 2008, dan Rio De Janeiro 2016.
Baca Juga: Prancis Terbuka: Takluk di Putaran Pertama, Masa Rafael Nadal Sebagai 'King of Clay' Berakhir?
Sejauh ini, petenis yang dikenal sebagai maestro lapangan tanah liat tersebut sudah menyumbang dua medali emas untuk negaranya. Yakni emas nomor tunggal putra di Beijing 2008 dan ganda putra di Rio De Janeiro 2016.
Di Paris nanti, Nadal juga kembali tampil di nomor ganda putra berpasangan dengan jagoan muda Spanyol, Carlos Alcaraz. Adapun Alcaraz datang ke olimpiade pertamanya membawa gelar Wimbledon tahun ini.
Nadal juga memprioritaskan Olimpiade Paris dengan rela tak bermain di Wimbledon. Tak pelak, ia berharap memberikan sumbangan terakhir bagi negaranya di Paris sebelum pensiun.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 6Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 7Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 8Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat







