Wimbledon: Lorenzo Musetti, Pendatang Baru di Tengah Kepungan Semifinalis Lapangan Rumput

AKURAT.CO, Lorenzo Musetti adalah pendatang baru di barisan empat semifinalis Wimbledon 2024. Ia akan bersaing dengan tiga pendahulu yang sudah terbiasa dengan persaingan empat besar turnamen grand slam lapangan rumput itu.
Di semifinal Wimbledon yang bakal berlangsung di All England Lawn Tennis & Croquet Club, London, Inggris, Jumat (12/7), Lorenzo Musetti akan menghadapi raksasa veteran yang sedang mengejar rekor gelar grand slam ke-25: Novak Djokovic.
Adapun semifinal lainnya untuk Wimbledon tahun ini akan mempertemukan juara bertahan asal Spanyol, Carlos Alcaraz Garfia, menghadapi semifinalis tahun lalu, Daniil Medvedev.
Baca Juga: Wimbledon: Daniil Medvedev Tantang Alcaraz di Semifinal Usai Singkirkan Sinner Lewat Laga 5 Set
Wimbledon 2024 adalah partisipasi keempat bagi Lorenzo Musetti sejak debut pada 2021. Capaian terbaik petenis berkebangsaan Italia kelahiran Monte Karlo, Monako, 3 Maret 2002, itu adalah putaran ketiga tahun lalu.
Dalam hal Italia, Musetti merupakan orang Italia keempat yang bisa lolos ke empat besar Wimbledon sepanjang sejarah. Sebelumnya adalah Nicola Pietrangeli (1960), Matteo Berrettini (2021), dan Jannik Sinner (2023).
“Saya tak bisa mengatakan apa-apa. Saya menyimpan yang terbaik untuk akhir,” kata Musetti sebagaimana dipetik dari The Guardian.
Jalannya tidak mudah bagi Musetti untuk mendapatkan semifinal grand slam pertama di All England Club tahun ini. Ia menempuh tiga laga empat set dan dua laga lima set.
Baca Juga: Wimbledon: Elina Svitolina Diizinkan Kenakan Pita Hitam untuk Duka atas Pengeboman di Kyiv
Salah satu laga lima set dilaluinya ketika mengalahkan petenis asal Amerika Serikat, Taylor Fritz, di perempat final, Rabu (10/11). Musetti membutuhkan waktu tiga jam 27 menit ketika mengalahkan Fritz dengan skor 3-6, 7(7)-6(5), 6-2, 3-6, dan 6-1.
Menghadapi Novak Djokovic di final Musetti sadar bahwa ia melawan petenis yang sudah terbiasa dengan lapangan rumput Wimbledon. Djokovic juga tujuh kali juara di turnamen tersebut.
“Dia mungkin mengenal lebih baik ketimbang saya permukaan (lapangan) dan stadion, sudah pasti,” kata Musetti.
Pertemuan dengan Djokovic besok akan menjadi pertemuan ketujuh bagi Musetti menghadapi petenis asal Serbia itu. Rekornya adalah Musetti kalah lima kali dan satu-satunya kemenangan terjadi di babak 16 besar Monte Carlo Masters tahun lalu.
“(Pertandingan kami) selalu menjadi pertarungan besar, jadi saya bersiap untuk sebuah pertarungan yang besar. Saya kini ini adalah pertandingan tersulit di tur. Tetapi saya adalah seorang yang ambisius dan saya senang ditantang.”
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









