Olimpiade Paris: Ini Tiga Cabang yang Diprediksi Jadi Pendulang Emas untuk Indonesia

AKURAT.CO, Pesta olahraga multievent empat tahunan paling bergengsi di dunia, Olimpiade Paris 2024, akan mulai bergulir pada 26 Juli - 11 Agustus 2024 mendatang. Indonesia akan menurunkan 29 atlet dari 12 cabang olahraga (cabor).
Demi bisa melanjutkan tradisi emas, ada tiga cabor yang diprediksi menyumbangkan kepingan emas di Olimpiade Paris 2024 jika dilihat berdasarkan hasil kualifikasi.
"Untuk medali emas, kami banyak berharap dari badminton pastinya," kata Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo saat mengukuhkan 29 atlet Indonesia yang bakal tampil di Olimpiade Paris 2024 di Wisma Kemenpora, Senayan, Jakarta, Rabu (10/7).
Baca Juga: Olimpiade Paris: Resmi Dikukuhkan Menpora, 29 Atlet Segera Dilepas Presiden di Istana Negara
"Dan jika dilihat dari perolehan hasil kualifikasi, dari wall climbing dan juga weightlifting, mungkin itu adalah cabor yang secara perhitungan memiliki potensi yang cukup besar mendapatkan medali (di Olimpiade Paris 2024)."
Dalam setiap keikutsertaan di Olimpiade, Merah Putih nyaris selalu berhasil membawa pulang medali emas sejak Olimpiade Barcelona 1992 sampai Olimpiade Tokyo 2021. Namun, Indonesia tercatat satu kali gagal meraih emas di Olimpiade saat tampil di London 2012.
Sejauh ini hanya cabor bulutangkis saja yang mampu menyumbangkan medali emas bagi Indonesia di ajang Olimpiade. Raihan terbaik tim Merah Putih adalah dua medali emas saat tampil di Olimpiade Barcelona 1992.
Saat itu kepingan emas berhasil diraih oleh pasangan suami istri Susi Susanti dan Alan Budikusuma dari sektor tunggal putra dan tunggal putri. Setelah mereka, Indonesia hanya mampu meraih satu medali emas setiap tampil di Olimpiade, juga masih lewat cabor bulutangkis.
Baca Juga: Jokowi Lepas Tim Indonesia Menuju Olympic Games XXXIII Paris 2024: Semoga Pulang Bawa Medali
Hal senada juga disampaikan CdM tim Indonesia untuk Olimpiade Paris 2024, Anindya Bakrie, yang berharap ada kejutan yang mampu dihadirkan Indonesia di Paris nanti.
"Tentunya kami berharap tiga cabor yang disampaikan tadi (bisa menyumbangkan medali emas), tapi masih ada sembilan cabor lain (yang bisa menghadirkan kejutan)," kata Anindya.
"Jadi ini merupakan suatu Olimpiade yang sangat dinanti-nanti, yang mudah-mudahan bisa membawa dan membuat nama Indonesia harum di bulan Agustus di hari kemerdekaan Indonesia dan tentunya ini bisa mempersatukan bangsa."
Olimpiade Paris 2024 rencananya akan dimulai pada 26 Juli sampai 11 Agustus mendatang. Indonesia menargetkan bisa membawa pulang perolehan medali yang lebih baik dari edisi sebelum-sebelumnya di mana hanya mampu meraih satu medali emas.
Kontingen besar Indonesia rencananya akan mulai bertolak ke Paris pada 13 Juli mendatang di mana yang terakhir berangkat adalah dari cabor renang yang rencananya bertolak pada 22 Juli.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Tolak Bertahan di KTM Demi Ducati, Pedro Acosta: Saya Ingin Kalahkan Marc Marquez dengan Senjata yang Sama!
- 2Seharusnya Denny Indrayana Paham Penjelasan Jokowi Soal Ijazah Gibran, Kecuali Ada Dorongan Politik
- 3Live Streaming Timnas Indonesia vs Singapura Malam Ini, Cek Jam Tayang dan Linknya
- 4Kalender Jawa 25 September 2026: Benarkah Jumat Kliwon Hari Baik untuk Menikah?
- 5Indonesia vs Singapura Hari Ini Jam Berapa? Cek Jadwal FIFA ASEAN Cup 2026!
- 6Prediksi Skor Indonesia vs Singapura Hari Ini 25 September 2026, Cek Susunan Pemain!
- 7Ini Profil Hacker yang Bocorkan Data Skandal Pelanggaran Manchester City
- 8Dinyatakan Bersalah di Mayoritas 115 Pelanggaran, Berapa Gelar Man City yang Terancam Dicopot?
- 9Menag Pimpin Salat Jenazah, Rano Karno Sampaikan Pesan Keluarga untuk Guruh Soekarnoputra
- 10Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla






