Eddie Hearn: Deontay Wilder tak Sehebat Dulu Lagi, Dia 'Terperosok di Jalanan'

AKURAT.CO, Promotor tinju terkemuka asal Inggris, Eddie Hearn, menilai eks juara dunia tinju kelas berat WBC, Deontay Wilder, tak lagi sehebat di masa jayanya. Hearn menyebut Wilder tak lagi punya keyakinan seperti dulu.
Pandangan ini disampaikan Eddie Hearn sejalan dengan kekalahan Deontay Wilder atas petinju asal China, Zhilei Zhang, di Riyadh, Arab Saudi, Sabtu (1/6). Adapun Wilder adalah salah satu petinju yang dipromotori Hearn melalui Matchroom Boxing.
“Sejujur-jujurnya, (Deontay Wilder) tidak sama lagi,” kata Eddie Hearn sebagaimana dipetik dari Boxing Scene.
Baca Juga: Spektakuler! Zhilei Zhang Tumbangkan Deontay Wilder dalam Pertarungan Lima Ronde
“Saya merasa kepercayaannya sudah tidak ada lagi, dan dia harus menanyakan dirinya sendiri, ‘mengapa?’ Apakah soal waktu? Atau ada hal lain yang salah?”
Pencinta tinju dunia mengenal Deontay Wilder sebagai salah satu petarung kelas berat paling ditakuti sebelum ia dikalahkan Tyson Fury dalam trilogi pada periode 2018-2021.
Petinju asal Amerika Serikat berusia 38 tahun itu dikenal dengan satu pukulan sempurna yang bisa membuat lawan jatuh. Petarung dengan julukan The Bronze Bomber itu disebut sebagai salah seorang pemukul terkeras dalam sejarah tinju.
Kemenangan dengan satu pukulan tersebut telah ditunjukkan Wilder ketika mengalahkan Luis Ortiz dalam dua pertarungan pada 2019 dan 2019. Juga di sela-sela itu Wilder menjatuhkan Dominic Breazeale dalam satu ronde saja.
Baca Juga: Sebut Deontay Wilder Loyo Lawan Parker, Zhilei Zhang tetap Waspada 'Bahaya' Sabtu Nanti
Adapun kekalahan TKO atas Zhang di ronde kelima pekan lalu merupakan kekalahan kedua beruntun karena pada Desember tahun lalu ia ditaklukkan eks juara dunia kelas berat WBO asal Selandia Baru, Joseph Parker, lewat laga 12 ronde.
“Dia hanya tidak membiarkan tangannya bergerak, padahal itu yang membuatnya menjadi salah satu petarung paling ditakuti di dunia,” kata Hearn.
“Pada saat ini, dia bukan laga petarung seperti dia dulu. Orang-orang bangkit, tetapi dia terperosok dalam di jalanan.”
Semula Wilder mengisyaratkan pensiun pasca pertarungan melawan Zhilei Zhang. Namun, kekalahan dengan cara dijatuhkan di gurun Arab akhir pekan lalu agaknya membuat ego Wilder bertahan untuk membuktikan di satu atau dua pertarungan lagi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.








