Akurat

Juara Dunia dan Asian Games Sudah, Kini PABSI Tinggal Kejar Emas di Olimpiade Paris

Leo Farhan | 16 Mei 2024, 14:54 WIB
Juara Dunia dan Asian Games Sudah, Kini PABSI Tinggal Kejar Emas di Olimpiade Paris

AKURAT.CO, Pesta olahraga dunia multicabang empat tahunan, Olimpiade Paris 2024, akan menjadi penentu mampu atau tidaknya tiga target utama Pengurus Besar Persatuan Angkat Besi Seluruh aIndonesia (PB PABSI) terwujud.

Tiga target utama PB PABSI di bawah kepemimpinan Rosan Perkasa Roeslani selaku Ketua Umum adalah mencetak juara dunia dan merebut medali emas Asian Games dan Olimpiade.

Sejauh ini sudah dua dari tiga target yang mampu dipenuhi tim angkat besi Indonesia, yaitu gelar juara dunia dan medali emas Asian Games.

"Saya berharap di Paris nanti target merebut emas olimpiade mampu terwujud," kata Rosan di kantornya, Jakarta, Rabu (15/5).

Baca Juga: Susul Eko Yuli Irawan, Rizki Juniansyah Atlet Indonesia ke-9 Lolos Olimpiade 2024 Paris

"Semoga angkat besi akan berhasil menyumbang emas setelah selama enam olimpiade mampu mengamankan raihan medali Indonesia di Olimpiade."

Juara dunia berhasil diraih lifter Rahmat Erwin Abdullah dengan hiasan rekor dunia pada Kejuaraan Dunia Angkat Besi IWF World Championships 2023 di Riyadh, Arab Saudi.

Sedangkan medali emas Asian Games diraih lewat angkatan luar biasa dari Eko Yuli Irawan saat tampil di Jakarta-Palembang 2018 dan Rahmat Erwin Abdullah pada Asian Games 2022 Hangzhou.

Demi terwujudnya target utama tersebut, PB PABSI melakukan sentuhan-sentuhan yang signifikan dalam pembinaan atlet angkat besi.

Baca Juga: Sejarah! Eko Yuli Rebut Tiket Olimpiade Paris, Partisipasi Kelima Beruntun

Bukan hanya menjalankan pembinaan jangka panjang melalui pemusatan latihan nasional, namun juga membenahi kebiasaan pola makan, asupan gizi, dan penerapan disiplin para lifter.

"Kita sudah mampu meloloskan tiga lifter ke Paris. Kita pun sudah menyiapkan para lifter sebaik mungkin," kata Rosan menambahkan.

Pada Olimpiade 2024 Paris nanti, Indonesia telah meloloskan tiga atlet melalui babak kualifikasi yaitu Eko Yuli Irawan (61 kilogram), Rizki Juniansyah (73 kilogram) dan Nurul Akmal (81 kilogram).

Bagi Eko ini merupakan olimpiade kelima dalam kariernya, sedangkan bagi Nurul ini adalah olimpiade keduanya setelah Olimpiade 2020 Tokyo. Sementara bagi Rizki ini adalah pengalaman pertamanya di ajang Olimpiade.

Rosan mengatakan Indonesia sebenarnya bisa meloloskan empat atlet ke Olimpiade 2024 Paris. Namun, hal itu terganjal dengan adanya ketentuan kuota hanya satu lifter setiap negara dalam satu kelas.

"Kalau tidak ada ketentuan itu, Rahmat Erwin Abdullah dan Rizky Juniansyah yang merupakan mutiara di kelas 73 kilogram secara angkatan bisa tampil di Paris," jelas Rosan.

"Namun karena harus memilih maka Rizki yang dipilih sesuai dengan hasil babak kualifikasi. Tanpa mengecilkan peluang yang lainnya, tampaknya Rizky bisa meraih emas."

Pun begitu, Rosan mengatakan bahwa Eko dan Nurul juga bisa saja membuat kejutan. Apalagi bagi Eko yang tampil untuk kelima kalinya di Olimpiade.

"Eko pasti memiliki motivasi besar untuk mengukir emas pada penampilan akhirnya," ujar Rosan mengakhiri.[]

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H