Kemenangan di Putaran Pertama atas Matrix Jadi Modal Prawira Lolos Babak Utama BCL 2024
Leo Farhan | 25 April 2024, 20:56 WIB

AKURAT.CO Perjuangan Prawira Harum Bandung untuk bisa mengamankan tempat di babak utama Basketball Champions League (BCL) 2024 masih belum berakhir.
Tim asuhan David Singleton ini masih punya peluang untuk menembus babak utama mengikuti jejak Pelita Jaya yang sudah lebih dulu memastikan tempat. Namun, mereka harus lebih dulu mengalahkan tim Malaysia, NS Matrix Deers.
Jelang laga penentu besok, Prawira datang tidak dengan tangan kosong. Kemenangan 105-94 di putaran pertama babak kualifikasi di Ulanbataar, Mongolia, bisa menjadi modal berharga bagi tim asal Bandung tersebut.
"Ya sudah pernah ketemu juga dengan Matrix," kata Yudha Saputra saat ditemui awak media di Yougwa Danau Sentani, Senayan, Jakarta, Kamis (25/4/2024).
"Tinggal kita pakai formula dan strategi yang sama. Dan fokus sama apa yang coach dave (David Singleton) instruksikan. Harus lolos. Bismillah."
Rencananya, laga penentu tersebut akan dimainkan di Britama Arena, Jakarta, Jumat (26/4/2024) sore WIB. Jelang laga tersebut, Yudha Saputra, juga berjanji bakal tampil habis-habisan untuk mengantarkan timnya lolos ke babak utama.
"Ya sudah pasti kami bakal tampil mati-matian. Kami harus mengambil gamenya (menang) untuk lolos ke babak selanjutnya," kata Yudha.
Menilik posisi di klasemen sementara, Prawira Bandung dan NS Matrix Deers sama-sama mengemas tiga poin dari dua laga yang sudah dilakoni, di mana kedua tim sama-sama meraih satu kemenangan dan satu kekalahan.
Prawira meraih kemenangan saat menghadapi Hong Kong Eastern dengan skor akhir 53-50, namun harus mengakui rivalnya di IBL, Pelita Jaya usai menelan kekalahan 67-88.
Sementara NS Matrix Deers meraih kemenangan saat menghadapi Hong Kong Eastern dengan skor akhir 99-97 (OT), dan menderita kekalahan saat bertemu Pelita Jaya dengan skor 79-94.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









