Fokus Prancis Terbuka, Novak Djokovic Dipastikan Absen di Madrid Terbuka Pekan Ini
AKURAT.CO, Petenis ranking satu dunia, Novak Djokovic, dikabarkan tak ambil bagian di Madrid Terbuka 2024. Turnamen lapangan tanah liat ini akan digelar di ibukota Spanyol, Madrid, mulai pekan ini.
Sebagaimana dikabarkan The Star, Novak Djokovic memilih untuk tak bertanding di Madrid Terbuka demi persiapan Italia Terbuka dan turnamen grand slam Prancis Terbuka yang akan digelar Mei nanti.
Melewatkan Madrid Terbuka berarti juga Novak Djokovic dipastikan akan memperpanjang puasa gelar di tahun ini. Sejak awal tahun petenis asal Serbia tersebut baru mengikuti empat turnamen tanpa meraih satu gelar pun.
Baca Juga: Indian Wells: Kejutan, Petenis Ranking 123 Dunia Singkirkan Novak Djokovic di Putaran Ketiga
Djokovic sebenarnya sudah mengoleksi tiga gelar Madrid Terbuka. Namun, ia baru tampil sekali sejak menjuarai turnamen tersebut terakhir kali pada 2019.
Adapun jejuaraan terakhir yang diikuti Djokovic tahun ini adalah Monte Carlo Masters pada Maret ini. Di turnamen yang digelar di Monte Carlo, Monako, tersebut, Djokovic terhenti di semifinal dikalahkan wakil Norwegia, Casper Ruud.
Pemilik 24 rekor grand slam tersebut diketahui berada di Madrid untuk menyaksikan pertandingan El Clasico La Liga Spanyol antara Real Madrid dan Barcelona di Stadion Santiago Bernabeu, Minggu (21/4).
Baca Juga: Australia Terbuka: Novak Djokovic Menang, Aryna Sabalenka dan Coco Gauff ke Perempat Final
Pada hari ini, Senin (22/4), Djokovic dijadwalkan menghadiri malam penghargaan atlet terbaik dunia–Laureus Awards–di Madrid. Di acara itu Djokovic akan dinobatkan sebagai atlet terbaik 2023.
Dengan usia yang akan menginjak 37 pada tahun ini, Djokovic adalah petenis senior tersisa dari the big four (Roger Federer-Rafael Nadal-Andy Murray-Novak Djokovic) yang legendaris yang masih bisa bersaing untuk gelar-gelar besar.
Dengan koleksi 24 grand slam, Djokovic kini berada di ambang sejarah. Nole–sapaan Djokovic–membutuhkan satu trofi lagi untuk melewati rekornya sendiri dan legenda Australia, Margaret Court, sebagai rekor grand slam terbanyak sepanjang sejarah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









