Joseph Schooling 'Si Ikan Terbang' Juara Olimpiade Milik Singapura Resmi Pensiun Hari Ini

AKURAT.CO, Perenang fenomenal asal Singapura, Joseph Schooling, akhirnya memutuskan pensiun beberapa bulan saja menjelang Olimpiade Paris 2024. Schooling pensiun di usia 28 tahun.
“Hari ini menandai awal dari babak baru–saya akan pensiun dari renang kompetitif,” kata Josepg=h Schooling sebagaimana dipetik dari The Stars, Selasa (2/4).
“Saya bersyukur penuh atas semua pengalaman yang telah dibawa renang ke dalam hidup saya.
“Kemenangan-kemenangan luar biasa, kekalahan merendahkan hati, dan kebersamaan, mereka menempa keluwesan dalam diri saya yang akan saya bawa ke depan menuju babak baru.”
Baca Juga: Indonesia Siapkan Strategi Jitu untuk Kalahkan Joseph Schooling di Sea Games
Kabar ini cukup menghangatkan jagad renang dunia karena Joseph Schooling adalah anomali dalam persaingan di olahraga akuatik tersebut.
Betapa tidak? Datang dari negara di Asia Tenggara yang tak punya tradisi renang elite, Schooling meraih medali emas Olimpiade Rio De Janeiro 2016. Ketika itu, Schooling mengalahkan legenda renang asal Amerika Serikat, Michael Phelps.
Di Rio 2016, atlet kelahiran Singapura, 16 Juni 1995, itu menjadi juara di nomor 100 meter gaya kupu-kupu putra. Schooling menorehkan catatan waktu 50,39 detik mengalahkan Michael Phelps yang berada di posisi kedua.
Bagi Singapura, Joseph Schooling adalah “ikan terbang” mereka. Schooling adalah orang pertama dan satu-satunya yang menyumbangkan medali emas untuk Singapura di kancah olimpiade.
Baca Juga: Kalah dari Schooling, Triady Harus Puas dengan Medali Perak
Di nomor gaya kupu-kupu Scholing adalah rajanya Asia. Dia meraih empat medali emas Asian Games–termasuk dua di Asian Games Jakarta-Palembang 2018–di nomor spesialisasinya.
Untuk kawasan Asia Tenggara, Schooling adalah raksasa. Berpartisipasi sejak SEA Games Jakarta-Palembang 2011, Schooling telah mengumpulkan total 34 medali dengan 29 di antaranya adalah emas.
Prestasi Schooling mengalami penurunan diawali sejak pandemi Covid-19 pada awal 2020. Ia gagal mempertahankan gelar di Olimpiade Tokyo 2020 yang digelar pada 2021 karena pandemi.
Ia juga sudah tidak lagi masuk dalam perenang pilihan Kontingen Singapura untuk Asian Games Hangzhou 2022 yang digelar pada September-Oktober 2023.
Beberapa bulan sebelumnya, Schooling mundur dari tim Singapura untuk SEA Games Kamboja 2023 karena merasa tidak lagi berada di level yang layak untuk bersaing.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









