Pelatih Anthony Joshua Lebih Suka Trilogi Lawan Oleksandr Usyk ketimbang Hadapi Tyson Fury

AKURAT.CO, Pelatih yang sukses membangkitkan Anthony Joshua, Ben Davison, ternyata lebih suka petarungnya melakukan pertarungan ketiga melawan Oleksandr Usyk ketimbang menghadapi Tyson Fury.
Pernyataan ini juga bisa disinyalir sebagai perkiraan Ben Davison bahwa Oleksandr Usyk akan mengalahkan Tyson Fury pada pertandingan Mei mendatang. Pada saat yang sama, Joshua disebut-sebut akan menghadapi pemenang laga Usyk vs Fury.
“Itu adalah pertarungan yang kami ingin lakukan,” kata Ben Davison sebagaimana dipetik dari Boxing Scene. “Kami ingin mendapatkan kesempatan untuk membantu Joshua melakukannya dengan benar.”
Baca Juga: Anthony Joshua Menang Mudah atas Francis Ngannou, Indikasi Penurunan Kualitas Tyson Fury?
Joshua sebenarnya sudah kalah dua kali menghadapi Usyk di Riyadh, Arab Saudi, pada 2021 dan 2022.
Kekalahan melawan Usyk juga membuat Joshua kehilangan empat sabuk gelar juara dunia dan membuat petarung asal Inggris itu absen bertarung selama setahun.
Mengenai dua kekalahan itu, Ben Davison mengatakan bahwa faktor aktifitas sebelum dan saat pertarungan cukup memengaruhi penampilan Joshua menghadapi Usyk.
“Ada tekanan besar (ketika itu). Banyak urusan yang harus dilakukan sebelum (pertarungan),” kata Ben Davison.
“Penerbangan–kami mengalami mimpi buruk ketika kembali (dari Riyadh) dengan sepuluh, sebelas jam penundaan (penerbangan), dan langsung kembali berlatih.”
Baca Juga: Ogah Kapok setelah Kalah KO, Francis Ngannou Mengaku Kaget dengan 'Timing' Pukulan Joshua
Ben Davison juga punya alasan lain karena ia pernah melatih Tyson Fury di masa sulit sang petinju. Yakni ketika Fury baru kembali dari sanksi doping dan mengambil risiko dengan menghadapi juara dunia tinju kelas berat WBC ketika itu, Deontay Wilder.
Selain itu, pertarungan Joshua vs Fury cukup sulit terwujud. Pasalnya, apapun hasil laga Mei nanti bakal ada tarung ulang antara Fury dan Usyk dan itu menghambat negosiasi untuk melawan Joshua.
“Kami masih jauh dari sana untuk saat ini, karena Tyson harus bertarung melawan Usyk–berpotensi tarung ulang–jadi, ya, kami masih selangkah lebih jauh dari sana,” kata Ben Davison.
“Kita lihat nanti. Ketika waktunya tiba, jika waktunya sudah tiba, kita akan lihat.”
Joshua sendiri terakhir kali bertarung pada 8 Maret lalu dengan menghadapi eks juara dunia seni beladiri campuran, Francis Ngannou. Joshua menang mudah atas Ngannou dengan kemenangan KO di ronde kedua.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








