Anthony Joshua vs Francis Ngannou Menghitung Hari, Bidik Pertarungan Undisputed

AKURAT.CO, Pekan yang baru juga berarti pekannya tinju dunia. Ya, akhir pekan ini, atau tepatnya pada Jumat (8/3) atau Sabtu dini hari WIB, tinju kelas premium menyediakan laga Anthony Joshua vs Francis Ngannou.
Bertempat di Kingdom Arena, Riyadh, Arab Saudi, pertarungan Anthony Joshua vs Francis Ngannou telah menjadi pembicaraan salah satunya karena unsur lintas disiplin.
Anthony Joshua yang merupakan mantan juara dunia tinju kelas berat multigelar akan menghadapi Francis Ngannou yang pernah menjadi juara dunia kelas berat UFC.
Baca Juga: Joshua Sebut Laga Kontra Ngannou Tantangan Terbesar dalam Kariernya
Pun demikian, Ngannou mendapatkan pertarungan melawan Joshua selepas ia sempat menjatuhkan juara dunia kelas berat WBC, Tyson Fury, meski kalah pada laga sepuluh ronde, Oktober silam.
Pembicaraan lain yang melingkungi pertarungan Anthony Joshua vs Francis Ngannou adalah kemungkinan pemenangnya mendapatkan kesempatan untuk pertarungan gelar juara dunia tak terbantahkan (undisputed).
Saat ini, pertarungan kelas berat undisputed mempertemukan Tyson Fury dan petarung asal Ukraina juara IBF, WBA, WBO, dan IBO, Oleksandr Usyk. Adapun laga Fury vs Usyk juga dijadwalkan di Arab Saudi pada Mei mendatang.
Promotor yang menaungi Anthony Joshua, Eddie Hearn, mengakui bahwa petarungnya masih berhasrat untuk menjadi juara undisputed. Syaratnya tentu saja dengan mengalahkan Ngannou pekan ini.
Baca Juga: Francis Ngannou Konfirmasi Bakal Balik ke MMA dengan Pertarungan Raksasa
“Jika AJ (sapaan Joshua) mengalahkan Ngannou dan Fury mengalahkan Usyk, seluruh dunia akan meminta (pertarungan) Fury vs Joshua,” kata Eddie Hearn sebagaimana dipetik dari BBC.
“Itu mungkin akan menjadi salah satu pertarungan terbesar dalam sejarah cabang olahraga (tinju) ini. Sudah pasti menjadi pertarungan terbesar di tinju saat ini.”
Namun demikian, jika skenario itu berjalan, pertarungan Joshua vs Usyk kemungkinan tidak bisa digelar tahun ini. Salah satu faktornya adalah klausul tarung ulang (rematch) laga Fury vs Usyk.
Salah satu promotor yang menaungi Fury, Frank Warren, pesimistis bahwa Usyk tak mengambil klausul rematch andai kalah pada Mei nanti. Meski Warren optimistis Fury akan mengalahkan Usyk.
“Saya kira Tyson memenangi pertarungan melawan Usyk tetapi apakah kemudian saya melihat Usyk dan tim manajemennya mundur (dari klausul rematch)?” kata Warren.
“Saya kira tidak. Terutama karena uang yang ada di sana. Tetapi apapun bisa terjadi di tinju.”
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









