China Terbuka: Hentikan 16 Kemenangan Beruntun Gauff, Iga Swiatek Ke Final

AKURAT.CO, Petenis ranking dua dunia asal Polandia, Iga Swiatek, menghentikan rentetan 16 kemenangan beruntun Coco Gauff di semifinal China Terbuka 2023. Bertanding menghadapi Coco Gauff di Beijing, China, Sabtu (7/10), Iga Swiatek menang dua set langsung dengan skor 6-2 dan 6-3.
Swiatek mendominasi set pertama sejak awal di mana ia sama sekali tak menghadapi break point dari Gauff. Sementara di set kedua momentum bertahan di tangan Swiatek sementara Gauff yang merupakan juara AS Terbuka terbaru sempat mendapatkan perawatan pada bahunya.
“Saya benar-benar gembira dengan penampilan saya. Rasanya seperti saya bisa bermain dengan bebas lagi, jadi saya benar-benar gembira. Sudah cukup lama sejak saya merasakan seperti itu,” kata Swiatek usai laga sebagaimana dipetik dari BBC.
Baca Juga: China Terbuka: Sentuh 16 Kemenangan Beruntun, Coco Gauff Tantang Swiatek Di Semifinal
Kemenangan atas Gauff merupakan pembalasan atas kekalahan menghadapi lawan yang sama di semifinal Cincinnati Masters, Agustus lalu. Sekaligus membawa Swiatek ke partai final di mana ia akan menghadapi lawan asal Rusia, Liudmilla Samsonova.
Sejak mempertahankan gelar di Prancis Terbuka, Juni lalu, Iga Swiatek boleh dikatakan mengalami masa surut dalam kariernya. Sempat menjadi juara di Polandia pada akhir Juli silam, Swiatek tersingkir di AS Terbuka ditandai dengan lepasnya posisi ranking satu dunia ke tangan rival asal Belarusia, Aryna Sabalenka.
“Jadi, saya akan mengingat (kemenangan atas Gauff) di sisa karier saya bahwa sekalipun masa-masa lebih sulit bakal datang, dalam pikiran saya, saya selalu bisa mengatasi itu. Dan dengan kerja keras, Anda bisa meraihnya,” kata Iga Swiatek.
Baca Juga: AS Terbuka: Singkirkan Swiatek, Jelena Ostapenko Lawan Gauff Di Perempat Final
“Saya senang bahwa saya mengubah perilaku saya selepas AS Terbuka, dan semoga saya bisa tetap mempertahankannya selama mungkin.”
Final China Terbuka tahun ini merupakan final ketujuh yang dicapai Swiatek sepanjang tahun ini. Juga final ketiga WTA 1000 di tahun berjalan bagi petenis yang mencuri perhatian dunia ketika menjadi juara Prancis Terbuka 2020 pada usia 18 tahun itu.
Sementara itu, Liudmila Samsonova meraih tiket final menghadapi Swiatek selepas mengalahkan petenis Kazakhstan juara Wimbledon 2022, Elena Rybakina. Samsonova menang atas Rybakina melalui pertarungan dua set dengan skor akhir 7(9)-6(7) dan 6-3.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









