Asian Games: Panahan Kembali Sumbang Medali, Perunggu Dari Tim Recurve Putra

AKURAT.CO, Tim panahan Indonesia terus memperbanyak koleksi medali di Asian Games Hangzhou 2022. Terakhir, kontingen Indonesia mendapat tambahan perunggu dari cabang panahan nomor recurve beregu putra.
Riau Ega Agata Salsabilla, Ahmad Khoirul Baasith, dan Arif Dwi Pangestu meraih perunggu usai menyingkirkan perlawanan Bangladesh dengan skor akhir 6-0 pada perebutan tempat ketiga di Fuyang Yinhu Sports Centre, Huangzhou, Jumat (6/10).
Sebelumnya Riau Ega dan kolega gagal melangkah ke babak final setelah disingkirkan oleh Korea Selatan di babak semifinal dengan skor akhir 0-6. Sedangkan di semifinal lainnya, Bangladesh harus mengakui ketangguhan India dengan skor 3-5.
Sayang, hasil ini gagal diikuti tim recurve beregu putri yang diperkuat Diananda Choirunisa, Rezza Oktavia, dan Anindya Nayla Putri yang kalah di babak perempat final dari Korea Selatan dengan skor akhir 0-6.
Baca Juga: Asian Games: Panahan Raih Perunggu dan Tambah Tiket ke Olimpiade Paris 2024
Indonesia masih berpeluang menambah medali lagi dari nomor compound perorangan putri atas nama Fadhyl Ratih Zilizati yang akan melawan wakil India, Swami Aditi Gopichand, untuk perebutan tempat ketiga sekaligus medali perunggu.
Selain itu, hasil yang dicatatkan Riau Ega hari ini membuat tim panahan Indonesia sejauh ini mampu menyumbangkan total dua medali. Sebelumnya perunggu berhasil disumbangkan dari nomor recurve beregu campuran atas nama Diananda Choirunisa dan Riau Ega.
Medali perunggu yang disumbangkan cabor panahan belum mampu membuat peringkat Indonesia bergeser dari posisi 13 klasemen sementara perolehan medali Asian Games Hangzhou 2022 dengan raihan total 36 medali lewat tujuh emas, sebelas perak, dan 18 perunggu.
Sebelumnya, tim perahu naga Indonesia juga berhasil menyumbangkan satu medali emas dari nomor 1000 meter putra dan satu medali perunggu dari nomor 1000 meter putri.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









