Eko Yuli Harus Kembali Ke 61 Kilogram Jika Ingin Tampil Di Olimpiade

AKURAT.CO, Lifter senior Indonesia, Eko Yuli Irawan, harus kembali menurunkan berat badannya untuk bisa tampil di Olimpiade Paris 2024. Eko Yuli mesti kembali ke kelas spesialisasinya, yakni 61 kilogram, menyusul tidak dipertandingkannya kelas 67 kilogram yang diikutinya sepanjang 2023.
Untuk meraih tiket ke pesta olahraga empat tahunan dunia itu, Eko Yuli harus melewati tiga babak kualifikasi Olimpiade. Yakni, Grand Prix di Qatar, 5-12 Desember 2023, Kejuaraan Angkat Besi Asia di Uzbekistan, 3-10 Februari 2024, dan Kejuaraan Dunia Angkat Besi di Thailand, 31 Maret hingga 11 April 2024.
Untuk itu, Pengurus Besar Perkumpulan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PB PABSI), ingin mengatur berat badan lifter andalannya tersebut untuk bisa meraih tiket ke Olimpiade Paris 2024. Eko harus mendapat penanganan khusus terkait masalah berat badan ini.
Baca Juga: Asian Games: Clean & Jerk Tak Terangkat, Eko Yuli Gagal Sumbang Medali
"Eko Yuli harus tampil di kelas 61 kiogram karena kelas 67 kilogram tidak dipertandingkan. Dan, Eko tidak mungkin naik ke kelas 73 kilogram karena ada Rahmat Erwin Abdullah yang merupakan peraih medali emas Asian Games 2022 Hangzhou," kata Kabid Binpres PB PABSI, Hadi Wihardja, Kamis (5/10).
"Eko memang sudah tidak muda lagi. Makanya, Eko perlu menjaga berat badannya untuk tampil di babak kualifikasi sehingga bisa meraih tiket ke Olimpiade 2024 Paris nanti."
Hal senada juga disampaikan Lukman selaku pelatih Eko Yuli. Menurutnya, sang atlet memang butuh penanganan khusus terkait berat badan karena dia akan tampil di tiga ajang kualifikasi. Alasannya, Eko yang akan tampil di Olmpiade Paris 2024 mendatang sudah tidak muda lagi, yakni berusia 34 tahun.
Baca Juga: Asian Games: Gagal Raih Medali, Eko Yuli Sebut Persiapannya Tak Maksimal
"Eko masih harus berjuang melalui beberapa babak kualifikasi untuk mendapatkan tiket menuju Olmpiade 2024 Paris. Apalagi, dia harus tampil di kelas 61 kilogram untuk mendapatkan tiket tersebut," kata Lukman menjelaskan.
"Karena usianya sudah tidak muda lagi jadi perlu ada penanganan khusus dengan berat badannya. Kalau bisa ada dokter ahli gizi dan nutrisi yang mengawasi persiapannya sehingga berat badannya bisa dibuat ideal untuk turun di kelas 61 kilogram."
Lifter 34 tahun itu diharapkan bisa mengamankan tiket Olimpiade, pasalnya potensi Eko untuk mempertahankan tradisi medali Olimpiade di Paris nanti cukup besar. Sementara di kelas 67 kilogram Eko Yuli Irawan gagal meraih medali di Asian Games Hangzhou 2022.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









