Asian Games: Clean & Jerk Tak Terangkat, Eko Yuli Gagal Sumbang Medali

AKURAT,CO, Lifter kawakan Indonesia, Eko Yuli Irawan, gagal meraih medali di cabang angkat besi nomor 67 kilogram putra Asian Games Hangzhou 2022. Eko Yuli kalah karena tak mampu mengangkat barbel di kategori clean & jerk pada pertandingan di Xiaoshan Sports Center Gymnasium, Hangzhou, China, Minggu (1/19).
Kelas 67 kilogram sebenarnya kelas yang relatif baru bagi Eko Yuli Irawan di mana atlet berusia 34 tahun ini sejatinya punya spesialisasi di kelas 61 kilogram. Eko Yuli datang ke Hangzhou berbekal medali perak di Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2023 yang dihelat di Riyadh, Arab Saudi, September lalu.
Secara umum, lawan terberat Eko Yuli adalah lifter China yang mengalahkannya di Kejuaraan Dunia lalu, Chen Lijun. Di angkatan snatch, Eko Yuli hanya berhasil di angkatan kedua dengan 145 kilogram dan gagal di kesempatan terakhir ketika menaikkan berat barbel ke-148 kilogram.
Baca Juga: Asian Games: Lifter Korea Pecah 3 Rekor Dunia, Klarisa di Peringkat 9
Pada angkatan clean & jerk, juara Asian Games 2018 itu memasang 175 kilogram di angkatan pertama untuk menyamai angkatan yang dipasang Chen Lijun. Sayangnya, Eko Yuli gagal melaksanakan tugasnya di tiga kesempatan dan peluang meraih medali pun terlepas dari tangannya.
Chen Lijun sendiri sukses meraih emas dengan total angkatan 330 kilogram yang merupakan rekor Asian Games. Ia mengangkat 150 kilogram di kategori snatch yang juga rekor Asian Games dan menambahkan 180 kilogram di kategori clean & jerk.
Baca Juga: Kejuaraan Dunia Angkat Besi: Eko Yuli Raih Perak, Rahmat Dan Rizki Diharapkan Emas
Atlet Korea Utara, Ri Wonjou, meraih perak dengan total 321 kilogram–141 kilogram snatch dan 180 kilogram clean & jerk. Sementara medali perunggu menjadi milik wakil Korea Selatan, Lee Sangyeon, dengan torehan 317 kilogram–137 kilogram snatch dan 180 kilogram clean & jerk.
Kegagalan di Hangzhou 2022 juga menjadi kegagalan pertama bagi Eko Yuli dari empat partisipasinya di Asian Games. Sebelumnya, Eko Yuli meraih perunggu di Guangzhou 2010, perunggu di Incheon 2014, serta emas di Jakarta 2018.
Beberapa jam sebelumnya, lifter Indonesia yang bertanding di kelas 61 kilogram, Ricko Saputra, juga belum bisa menyumbang medali. Ricko harus puas berada di posisi kesembilan dengan capaian 288 kilogram dengan 128 kilogram di snatch dan 160 kilogram di clean & jerk.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Akhir Oktober 2026, Cek Tahapannya
- 3UMKM Indonesia Bidik Pasar Global, LPEI Tawarkan Pembiayaan hingga Konsultasi Ekspor
- 4Lineup Jazz Goes to Campus 2026 Lengkap, Ada Kahitna hingga Maliq & D'Essentials
- 5Survei IPO: Gerindra Memimpin, PSI yang Diperkuat Jokowi di Posisi Sembilan
- 6Link Live Streaming Garudayaksa vs Persib Bandung Malam Ini, Klik di Sini!
- 7KPK Tegaskan Tak Sita atau Terima Pengembalian Rp40 Juta dari PCNU Terkait Muktamar NU
- 8Prediksi Skor Roma vs Cagliari 28 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan Menang
- 9Auditor BPK Ungkap Enam Penyimpangan Yaqut Cholil Qoumas dalam Penetapan Kuota Haji Tambahan
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid di Kasus Suap HGB Summarecon







