Akurat

Artic Terbuka: Gregoria Tersingkir Lantaran Antiklimaks, Indonesia Sisakan Jojo di Final

Leo Farhan | 13 Oktober 2024, 14:58 WIB
Artic Terbuka: Gregoria Tersingkir Lantaran Antiklimaks, Indonesia Sisakan Jojo di Final
 
AKURAT.CO, Peluang Gregoria Mariska Tunjung untuk meraih gelar perdana selepas Olimpiade Paris 2024 kembali pupus.
 
Kali ini, Gregoria Mariska Tunjung tersingkir di babak semifinal BWF Super 500 Artic Terbuka 2024.
 
Jorji-sapaan Gregoria- takluk di tangan unggulan dua Artic Terbuka asal China, Han Yue, lewat laga rubber set.
 
Gregoria kalah dengan skor 9-21, 21-16, dan 9-21 dalam laga berdurasi 52 menit di Vantaa Energia Areena, Finlandia, Sabtu (12/10) malam WIB.
 
 
Pebulutangkis tunggal putri berusia 25 tahun itu sebenarnya hanya butuh dua kemenangan lagi untuk bisa mengamankan gelar pertamanya di musim ini. Sayang, dia tidak mampu meminimalisir kesalahan sendiri.
 
"Terlihat dari lawan, dia adalah pemain dengan tipe bertahan, dia bukan tipe pemain yang mematikan (dengan serangan). Jadi banyak sekali lawan memperoleh poin dari kesalahan saya," kata Gregoria selepas laga melalui keterangan resminya.
 
"Itu yang saya rasa sangat mengecewakan buat saya dan harus saya perbaiki segera. Namun, secara keseluruhan saya juga bersyukur bisa ada di semifinal ini. Tapi, dengan hasil hari ini, membuat saya tidak puas."
 
Sepanjang musim ini, pencapaian terbaik Gregoria adalah keluar sebagai runner-up ajang BWF Super 300 Swiss Terbuka.
 
Saat itu dia harus menyerah dengan skor 19-21, 21-13, dan 20-22 dari Carolina Marin di laga puncak.
 
 
Kekalahan atlet tunggal putri peringkat delapan dunia itu membuat Indonesia hanya memiliki satu wakil di babak final Artic Terbuka 2024 lewat sektor tunggal putra melalui Jonatan Christie.
 
Sebelumnya, Jojo-sapaan Jonatan- lolos ke partai puncak setelah lawannya di babak empat besar, Kunlavut Vitidsarn (Thailand) memutuskan mundur.
 
Pada babak final Jojo akan menantang unggulan tujuh asal Chinese Taipei, Chou Tien Chien, yang juga berhasil lolos usai mengandaskan perlawanan wakil Jepang, Koki Watanabe, dengan rubber set (21-12, 14-21, 21-10).
 
 
 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H