Profil Kent Lisandi, Kisah Tragis Korban Penipuan Rp30 Miliar Berujung Maut!

AKURAT.CO Profil Kent Lisandi mulai jadi perbincangan publik karena dia dikabarkan telah meninggal dunia pada Senin (10/3/2025), usai mencari keadilan untuk dirinya sendiri.
Kent Lisandi merupakan korban yang sedang berupaya mencari keadilan terkait dugaan penipuan bisnis senilai Rp30 miliar yang melibatkan oknum dari Maybank.
Mendiang Kent Lisandi diduga wafat akibat serangan jantung. Berita duka tersebut telah dikonfirmasi oleh Dr. Benny Wullur, S.H., M.Kes., yang merupakan sahabat sekaligus kuasa hukum Kent Lisandi.
Baca Juga: VIRAL! Beredar Video Depan Istana IKN Banjir Setinggi 4 Meter, Intip Begini Fakta-faktanya
“Mohon doa utk Alm. Kent Lisandi yang diduga merupakan korban dugaan penipuan BM Maybank sebesar kurang lebih 30 M,” tulis @wullurbenny.
Dikutip dari Instagram @bushcoo, Jumat (14/3/2025), berikut ini kronologi dan profil Kent Lisandi yang meninggal dunia karena kasus penipuan.
Profil Kent Lisandi
Kasus yang menimpa Kent Lisandi, berusia 35 tahun, berawal ketika Kepala Cabang Maybank Cilegon berinisial AS mengajaknya untuk berbisnis dan memperkenalkannya kepada RS.
Perkenalan tersebut menjadi awal mula Kent Lisah mengalami penipuan uang hingga Rp30 miliar.
Baca Juga: Inilah Cara dan Link Nonton Video Viral Yandex.RU di Yandex Browser Korea Terbaru Hari Ini
Dalam skema tersebut, Kent Lisandi diminta mentransfer sejumlah uang ke rekening RS di Maybank, dengan jaminan tertulis yang dicetak di atas kop surat resmi Maybank dan dibuat oleh AS.
Setelah uang tersebut disalurkan ke rekening istri dari RS, ternyata uang itu hilang. Akibatnya, AS dan RS telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan polisi sebagai dugaan pelaku penipuan.
Proses hukum yang berlarut-larut menimbulkan tekanan besar bagi Kent Lisandi, memaksanya untuk terus bolak-balik antara Bandung dan Jakarta.
Terlebih lagi, sebagian dana yang hilang merupakan amanah dari rekan-rekan bisnisnya.
“Kasus ini benar-benar menguras tenaga dan pikirannya. Ia harus bolak-balik antara Bandung dan Jakarta untuk mencari keadilan. Apalagi dana Rp 30 miliar itu juga melibatkan teman-teman bisnisnya,” ucap Benny Wullur.
Hingga akhirnya, Kent Lisandi diduga mengalami serangan jantung saat berjuang mencari keadilan terkait dugaan penipuan bisnis senilai Rp30 miliar.
Benny Wullur menegaskan bahwa Maybank bertanggung jawab mengembalikan uang tersebut kepada keluarga Lisandi.
Baca Juga: Inilah Cara Gratis dan Mudah Akses Yandex RU Video Viral APK Terbaru Maret 2025
Selain itu, dia juga meminta perlindungan hukum agar kasus serupa tidak terjadi lagi.
“Saya meminta Maybank agar beritikad baik untuk menyelesaikan tanggung jawabnya. Jangan sampai kasus seperti ini terjadi lagi kepada nasabah lain,” katanya.
Hingga saat ini, belum ada konfirmasi lebih lanjut dari pihak Maybank mengenai kebenaran dan keterlibatan oknumnya dalam kasus penipuan Rp30 miliar terhadap mendiang Kent Lisandi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.





