Profil Mbak Rara Pawang Hujan, Aksinya Bikin Heboh hingga Dipulangkan dari Aceh

AKURAT.CO Belakangan ini, Rara Istiati Wulandari atau Mbak Rara, kembali viral di media sosial karena karena pernah menjadi pawang hujan saat gelaran MotoGP Mandalika 2022.
Masyarakat sangat tertarik dengan sosok Mbak Rara pawang hujan yang dianggap berhasil menghentikan hujan saat MotoGP Mandalika 2022.
Setelah lama tak ada kabar, kini Mbak Rara pawang hujan kembali viral di media sosial karena aksinya di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, melakukan tindakan yang bikin heboh.
Mengutip berbagai sumber, Kamis (29/8/2024), sebuah video menunjukkan Mbak Rara pawang hujan melakukan tindakan yang mencurigakan karena terlihat berjalan di pinggir stadion dengan kepala menengadah ke atas.
Baca Juga: Mbak Rara Pawang Hujan Kembali Viral di Aceh, Apakah Pawang Hujan Sesuai Syariat Islam?
Saat itu, Mbak Rara membawa alat yang dia gunakan sebagai pawang hujan. Seorang pria melihatnya dari belakang, dan sebagian besar orang menonton kejadian dari tribun penonton.
Tidak diketahui kapan Rara melakukan tindakan pawang hujan di Banda Aceh, tetapi hujan lebat di daerah itu dikaitkan dengan tindakannya sebagai pawang hujan.
Menurut Pengurus Besar (PB) PON XXI 2024 Wilayah Aceh, tidak ada pihak yang membawa Mbak Rara ke Aceh.
Selain itu, disebutkan bahwa tindakan Rara sebagai pawang hujan tidak sesuai dengan aturan Islam yang berlaku di Serambi Makkah.
"Kita tidak pernah mengundang maupun mendatangkan pawang hujan dan tidak mengetahui tentang kehadiran pawang hujan. PB PON Aceh sepakat dengan masyarakat yang menyesalkan hal ini terjadi," kata Kepala Bidang Upacara PB PON wilayah Aceh Akkar Arafat.
Setelah video pawang hujan Mbak Rara menjadi viral, Pj Gubernur Aceh Safrizal ZA segera menghubungi PT. Wijaya Karya Gedung (Persero) Tbk dan PT. Nindya Karya (Persero) yang bertanggung jawab atas proyek di Stadion Harapan Bangsa Banda Aceh.
Kemudian dari pihak perusahaan juga sudah berkomitmen untuk memulangkan Mbak Rara secepat mungkin.
"Pihak perusahaan segera memulangkan Rara melalui Bandara Sultan Iskandar Muda, Blang Bintang pada penerbangan siang ini," kata Safrizal dalam keterangannya.
Profil Mbak Rara Pawang Hujan
Mbak Rara memiliki nama lengkap Raden Roro Istiati Wulandari, yang lahir pada 22 Oktober 1983 di Papua dan saat ini dia berusia 38 tahun.
Mbak Rara dikenal sebagai seorang indigo dan diketahui tinggal di Bali. Semua orang mengenal sosok Mbak Rara yang mampu membaca tarot dan mendapatkan kemampuan spesialnya sejak kecil, berkat ayahnya yang selalu mendampinginya.
Mbak Rara memiliki mantra khusus untuk mencegah hujan. Bahkan dalam penampilannya kemarin, mbak Rara masih terlihat membawa singing bowl atau mangkok emas untuk ritual.
Selain itu, Mbak Rara beragama kejawen ini tidak boleh berada dalam keadaan lapar saat melakukan upacara untuk menghentikan hujan.
Baca Juga: Jelang Konser di Jakarta 2025, Inilah Profil Personil Band Green Day
Mbak Rara sempat mengaku tidak memakan daging hewan berkaki empat sebagai salah satu pantangannya.
Rara juga dikabarkan tidak menikah. Namun, seorang remaja yang mengaku anak Rara telah menangis saat ibunya dihina oleh netizen karena menghentikan hujan.
Mbak Rara telah disebut sebagai pawang hujan langganan dari acara besar di Indonesia. Salah satunya berpartisipasi dalam MotoGP Mandalika 2022.
Bahkan, dia juga menjadi pawang hujan untuk kampanye vaksinasi massal Presiden Jokowi dan upacara pembukaan Asian Games 2018 di Jakarta-Palembang.
Kariernya sebagai pawang hujan memang sudah dikenal masyarakat, meskipun masih banyak yang tidak percaya dengan kemampuan Mbak Rara tersebut.
Itulah profil lengkap Mbak Rara pawang hujan yang belakangan ini viral karena diusir dari Aceh karena dianggap melakukan tindakan yang tidak sesuai.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









